Enggak Jadi Lockdown, Rupiah Ditutup Menguat 22 Poin

Advenia Elisabeth ยท Selasa, 22 Juni 2021 - 17:04:00 WIB
Enggak Jadi Lockdown, Rupiah Ditutup Menguat 22 Poin
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah ditutup menguat 22 poin atau berada di level Rp14.405 per dolar Amerika Serikat (AS), pada perdagangan Selasa (22/6/2021). 

Menguatnya rupiah didorong oleh respon positif pasar setelah Presiden Joko Widodo bersikukuh untuk tidak melakukan lockdown (penutupan) wilayah terkait dengan melonjaknya kasus Covid-19 yang telah menembus dua juta kasus.

Direktur PT.TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ditengah perkembangan kasus Covid-19 semakin 'menggila', kepala negara lebih memilih untuk memperkuat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sekala mikro.

Menurutnya, dalam kondisi saat ini, apabila jika satu wilayah memutuskan untuk lockdown maka pemerintah harus menghitung ulang estimasi biaya yang dibutuhkan. 

"DKI Jakarta misalnya, biaya untuk mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat Ibu Kota jika di lockdown bisa mencapai Rp550 miliar/hari. Jika 1 bulan maka Pemerintah harus menyiapkan anggaran sebesar Rp.16.5 Triliun," ujar Ibrahim dalam rilis hariannya, Selasa (22/6/2021).

Dia menjelaskan, utang pemerintah saat ini sudah cukup besar yaitu di atas Rp6000 triliun. "Ini yang menjadi persoalan utama mengapa pemerintah tidak melakukan Lockdown," ungkap Ibrahim.

Dia menilai, dengan pengetatan PPKM mikro ini pemerintah tidak akan membuat ekonomi begitu terpuruk. Sebab, PPKM mikro hanya  mewajibkan para pekerja bekerja dari rumah sebanyak 75% untuk zona merah, dan 50 persen untuk di luar zona merah. 

"Para pelajar juga wajib melaksanakan kegiatan pembelajaran secara daring untuk zona merah," kata Ibrahim. 

Kemudian untuk kegiatan sektor esensial seperti pelayanan dasar publik dan tempat kebutuhan pokok bisa berjalan dengan kapasitas 100 persen. 

Sementara untuk restoran, kafe, pedagang kaki lima, lapak di pasar dan pusat perbelanjaan memiliki kapasitas pengunjung 25 persen dengan jam operasional hanya sampai pukul 20:00 WIB.

Kemudian, kegiatan di mal, pasar, dan pusat perdagangan maksimal sampai pukul 20.00 dan pembatasan pengunjung 25 persen dari kapasitas. 

"Untuk taman umum dan area publik lainnya di zona merah ditutup sementara," tutur Ibrahim. 

Dalam rilisnya, Ibrahim menyampaikan pada perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan  dibuka  berfluktuatif namun ditutup melemah  di rentang Rp14.380-Rp14.430.  

Editor : Jeanny Aipassa