Hingga Jumat, BI Masih Tutup Layanan Kas Keliling Penukaran Uang di Jabodetabek

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 24 Mei 2019 - 11:48 WIB
Hingga Jumat, BI Masih Tutup Layanan Kas Keliling Penukaran Uang di Jabodetabek

Bank Indonesia (BI) belum mengoperasikan kembali layanan penukaran uang melalui kas keliling di wilayah Jabodetabek. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) belum mengoperasikan kembali layanan penukaran uang melalui kas keliling di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Penghentian layanan ini karena memerhatikan perkembangan lebih lanjut pascaaksi 22 Mei beberapa waktu lalu.

Penghentian layanan sudah terjadi selama tiga hari. Dengan begitu, masyarakat yang ingin menukarkan uangnya untuk kebutuhan Lebaran harus ekstra bersabar sampai BI membuka layanannya.

"Kegiatan Kas Keliling wilayah Jabodetabek hari ini tanggal 24/05/2019 tidak beroperasional. Layanan penukaran uang BI di Monas & Museum BI kota untuk sementara mash dihentikan menunggu perkembangan lebih lanjut," kata BI di Twitter, Jumat (24/5/2019).

Meski begitu, BI memastikan masyarakat bisa menukarkan uangnya di kantor-kantor bank terdekat. Pasalnya, fungsi Bank Sentral tetap berjalan seperti biasa untuk menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan dan juga sistem pembayaran.

"Layanan penukaran uang tetap dapat dilakukan di kantor-kantor bank terdekat, khususnya bank-bank mitra yang menjadi bagian dari 2.900 titik layanan," katanya.

Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi sebelumnya mengatakan, dalam penukaran uang ini, masing-masing individu boleh menukarkan uang miliknya dengan berbagai pecahan dalam bentuk uang baru maskimal senilai Rp3,9 juta per orang. Di Jabodetabek, BI dan industri perbankan menyiapkan 241 titik penukaran uang.

"Sekarang itu rata-rata Rp3,9 juta yang akan berbentuk paket pecahan," kata Rosmaya di Jakarta, Jumat (10/5/2019)


Editor : Ranto Rajagukguk