IHSG Akan Melemah, Simak 7 Saham Pilihan Ini

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 20 Desember 2019 - 08:28:00 WIB
IHSG Akan Melemah, Simak 7 Saham Pilihan Ini
IHSG akan melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.200-6.268.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG membentuk pola bearish harami setelah menyentuh target Moving Average 200 hari yang berada di kisaran 6.270.

Pergerakan ini memberikan sinyal terkoreksi lanjutkan secara jangka pendek dan akan berpeluang kembali menguji support Moving Average 5 hari hingga 50 hari yang berada di kisaran 6.238 dan 6.170. Indikator Stochastic berpeluang dead-cross pada area overbought dengan RSI bearish reversal momentum.

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan diakhir pekan dengan support resistance 6200-6268," ujar Lanjar dalam risetnya, Jumat (20/12/2019).

IHSG sebelumnya ditutup turun (-0,59 persen) atau 37,32 poin ke level 6.249,93 dengan lebih dari 0,5 persen dengan saham-saham sektor pertanian (-1.85 persen) dan Infrastruktur (-1.41 persen) terhempas lebih dari 1 persen. Terkoreksinya harga CPO dari level optimis menjadi katalis setelah berhasil melonjak sejak bulan lalu. Saham-saham telekomunikasi kompak melemah dimana EXCL (-3.30 persen) dan TLKM (-2.26 persen) turun cenderung pesimistis.

Hasil rapat Gubernur Bank Indonesia (BI) yang diselenggarakan siang ini tidak mampu menahan aksi jual pada IHSG. BI menahan suku bunga setelah memangkas 100 poin pada tahun ini dengan inflasi masih dalam kisaran target. 

BI juga melihat pergerakan rupiah masih stabil pada tahun depan dengan perkiraan defisit transaksi berjalan di kisaran 2,7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) tahun ini dan 2.5 persen dan 3 persen pada tahun depan.

Bursa Saham Asia menutup perdagangannya dengan penurunan di Indeks Nikkei (-0.29 persen), TOPIX (-0.13 persen), HangSeng (-0.30 persen) dan CSI300 (-0.14 persen) bergerak pada zona negatif, karena investor mengembalikan fokusnya pada kebijakan moneter dan dua keputusan bank sentral utama. Saham-saham di China tidak berubah banyak setelah menghapus kerugian hari itu karena bank sentralnya melakukan suntikan likuiditas lain sebelum tekanan aksi jual akhir tahun.

Sementara itu, Bursa Saham Eropa dengan Bursa Eurostoxx (-0,09 persen) dan DAX (-0,15 persen) membuka perdagangan dengan melemah, sedangkan Indeks FTSE (+0,19 persen) masih berada pada zona positif. Pound naik setelah mundur dua hari terakhir di tengah kekhawatiran baru Brexit yang kemungkinan tidak ada kesepakatan.

Saham global mendekati level tertinggi sepanjang masa dan kesepakatan perdagangan AS-China yang diumumkan Jumat belum ditandatangani, membuat para pedagang berjuang untuk alasan menawar harga untuk aset berisiko. Bank of Japan meninggalkan pengaturan kebijakan moneter tidak berubah di tengah mencairnya ketegangan perdagangan. Bank of England diperkirakan juga membiarkan suku bunga tidak berubah ketika mengumumkan keputusan pada Kamis.

Adapun rekomendasi saham yang masih menarik secara teknikal di antaranya LSIP, BBTN, BJBR, PGAS, BSDE, CTRA, dan MAPI.

Editor : Ranto Rajagukguk

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda