Sesi I

IHSG Berbalik Melemah, Kurs Rupiah Tembus Rp14.088 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 12:54 WIB
IHSG Berbalik Melemah, Kurs Rupiah Tembus Rp14.088 per Dolar AS

IHSG tergelincir di tengah pelemahan rupiah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir pada akhir sesi I perdagangan, Kamis (14/2/2019). Indeks turun 6,74 poin atau 0,10 persen menjadi 6.412,37.

Dari 496 saham yang diperdagangkan, 171 di antaranya menguat, 189 melemah dan 136 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 232.603 kali dengan nilai transaksi Rp4,55 triliun dan 8,35 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah, sementara tiga di antaranya mencatatkan penguatan. Sektor infrastruktur memimpin penguatan dengan naik 0,91 persen.

Kontributor utama yang menekan indeks, yakni sektor aneka industri yang turun 1,18 persen diikuti industri dasar 1,15 persen. Investor asing melanjutkan aksi beli bersih (net sell) Rp318,26 miliar. Di pasar reguler asing membukukan net sell Rp307,15 miliar, sementara untuk negosiasi dan tunai Rp11,12 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp275 atau 5,05 persen ke Rp5.725, PT Indosat Tbk (ISAT) naik Rp400 atau 12,50 persen ke Rp3.600, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp80 atau 3,42 persen ke Rp2.420 dan PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) naik Rp110 atau 5,61 persen ke Rp2.070.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 atau 1,30 persen ke Rp7.575, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) turun Rp50 atau 1,93 persen ke Rp2.540, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) turun Rp55 atau 2,71 persen ke Rp1.975 dan PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) turun Rp75 atau 3,96 persen ke Rp1.820.

Sedangkan kurs rupiah di pasar spot pada sesi siang memangkas sedikit pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Data Bloomberg menunjukkan, rupiah melemah 29 poin atau 0,21 persen menjadi Rp14.088 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp14.059 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah terapresiasi 61 poin atau 0,43 persen menjadi Rp14.085 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp14.024 per dolar AS. Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 66 poin menjadi Rp14.093 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.027 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk