Sesi I

IHSG Berbalik Menguat, Kurs Rupiah Dekati Level Rp14.200 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 26 April 2019 - 12:16 WIB
IHSG Berbalik Menguat, Kurs Rupiah Dekati Level Rp14.200 per Dolar AS

IHSG berbalik menguat. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada akhir sesi I perdagangan, Jumat (26/4/2019) dengan naik tipis 2,90 poin atau 0,04 persen ke 6.375,68.

Dari 484 saham yang diperdagangkan, 181 di antaranya menguat, 179 melemah dan 124 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 199.362 kali dengan nilai transaksi Rp3,52 triliun dan 8,11 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah, sementara hanya empat di antaranya yang mencatatkan penguatan. Sektor perkebunan memimpin pelemahan dengan turun 0,38 persen.

Kontributor utama yang membawa indeks ke zona hijau, yakni sektor infrastruktur yang naik 0,65 persen. Investor asing melanjutkan aksi jual dengan membukukan net sell Rp416,79 miliar. Di pasar reguler, asing mencatatkan net sell Rp380,71 miliar, sementara negosiasi dan tunai Rp36,08 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.075 atau 2,59 persen ke Rp82.075, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) naik Rp250 atau 1,87 persen ke Rp13.600, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp75 atau 1,44 persen ke Rp5.275 dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) naik Rp70 atau 1,73 persen ke Rp2.350.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp925 atau 1,99 persen ke Rp45.475, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp200 atau 0,72 persen ke Rp27.475, PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp200 atau 2,82 persen ke Rp6.900 dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun Rp100 atau 2,18 persen ke Rp4.490.

Sedangkan kurs rupiah di pasar spot pada sesi siang makin tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan mendekati level psikologis Rp14.200 per dolar AS. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terdepresiasi 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.192 per dolar AS dari posisi terakhir sebelumnya Rp14.186 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 42 poin atau 0,29 persen menjadi Rp14.190 per dolar AS Dari sesi terakhir kemarin Rp14.148 per dolar AS. Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 34 poin menjadi Rp14.188 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.154 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk