Sesi I

IHSG Berbalik Turun ke 6.331, Rupiah Tertekan di Rp14.053 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 11 September 2019 - 12:41 WIB
IHSG Berbalik Turun ke 6.331, Rupiah Tertekan di Rp14.053 per Dolar AS

IHSG akhir sesi I turun. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada akhir sesi I perdagangan, Rabu (11/9/2019). Indeks tercatat turun 4,97 poin atau 0,07 persen ke 6.331,70.

Dari 525 saham yang diperdagangkan, 218 di antaranya menguat, 169 melemah dan 138 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 370.193 kali dengan nilai transaksi Rp4,17 triliun dan 11,07 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas separuh melemah, dan lima lainnya menguat. Sektor properti memimpin penguatan dengan naik 1,25 persen.

Kontributor utama yang menekan indeks, yakni sektor industri dasar yang turun 0,70 persen. Investor asing melanjutkan aksi jualnya dengan membukukan net sell Rp128,69 miliar. Di pasar reguler, asing mencatatkan net sell Rp219,97 miliar, sementara negosiasi dan tunai beli bersih (net buy) Rp91,28 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp150 atau 1,94 persen ke Rp7.900, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) naik Rp80 atau 3,85 persen ke Rp2.160, PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp200 atau 8,03 persen ke Rp2.690 dan PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp75 atau 4,32 persen ke Rp1.810.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp775 atau 1,63 persen ke Rp46.875, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp1.250 atau 5,85 persen ke Rp20.100, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) turun Rp800 atau 6,23 persen ke Rp12.050 dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp325 atau 4,09 persen ke Rp12.050.

Sedangkan nilai tukar rupiah di pasar spot pada sesi siang memangkas pelemahannya terhadap dolar AS. Data Bloomberg menunjukkan, rupiah melemah 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp14.053 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp14.052 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah terdepresiasi 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.045 per dolar AS dari posisi kemarin Rp14.027 per dolar AS. Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 32 poin menjadi Rp14.063 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.031 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk