IHSG Berpeluang Lanjutkan Pelemahan, Cermati Saham Pilihan Ini

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 07 Desember 2018 - 08:08 WIB
IHSG Berpeluang Lanjutkan Pelemahan, Cermati Saham Pilihan Ini

Ilustrasi. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah. Adapun IHSG akan bergerak dengan rentang 6.030-6.130.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG secara teknikal terkonsolidasi dengan candlestick bullish counter attack meskipun ditutup melemah dari posisi kemarin.

Indikator Stochastic dead-cross terkonsolidasi negatif pada area overbought dengan momentum bearish indikator RSI. Hal ini memberikan sinyal pelemahan yang mengancam IHSG kembali terkoreksi ke level MA200.

"Diperkirakan IHSG akan bergerak melemah dengan rentan support resistance 6.030-6.130," ujarnya dalam riset tertulisnya, Jumat (7/12/2018).

IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,29 persen atau 17,63 poin ke level 6.115 dengan sektor aneka industri dan pertanian yang menjadi pemimpin pelemahan. Rupiah kembali tertekan memimpin pelemahan mata uang negara berkembang terhadap dolar AS sebesar -0,82 persen ke level Rp14.520 per dolar AS investor asing pun tercatat net sell Rp395,90 miliar.

Indeks Nikkei (-1,91 persen), TOPIX (-1,82 persen), HangSeng (-2,47 persen) dan Shanghai (-2,16 persen) terkoreksi mendekati dua persen. Gubernur bank of japan (BOJ) menyatakan risiko ekonomi dari luar negeri bisa cukup parah hingga menunjukan optimisme yang memudar atas prospek pertumbuhan perusahaan di AS.

"Penangkapan CFO salah satu perusahaan perusahan teknologi asal China Huawei dengan tuduhan pelanggaran sanksi AS terhadap Iran meganggu kondusifitas kesepakatan dagang AS-China," ucapnya.

Indeks Eurostoxx (-3,69 persen), FTSE (-3,15 persen), dan DAX (-3,90 persen) membuka perdagangan dengan gap down memperpanjang penurunannya. Pound tergelincir ketika Perdana Menteri Theresa May mencari kompromi untuk menghindari kekalahan telak dalam kesepakatan Brexit dalam pemungutan suara penting di parlemen minggu depan.

"Sentimen selanjutnya investor akan terfokus pada Pertemuan OPEC, laporan pekerja bulan November di AS serta Data perdagangan November di China," kata dia.

Adapun saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya GGRM, TLKM, AKRA, HOKI, dan ADRO.


Editor : Ranto Rajagukguk