IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan pada Kisaran 6.521-6.696

Anggie Ariesta ยท Senin, 29 November 2021 - 06:39:00 WIB
IHSG Berpotensi Melemah di Awal Pekan pada Kisaran 6.521-6.696
IHSG berpotensi melemah di awal pekan perdagangan dan akan bergerak di kisaran 6.521-6.696. (foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melemah pada perdagangan hari ini imbas sentimen global maupun regional. Pergerakan indeks saham akan berada di kisaran 6.521-6.696.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, menjelang akhir bulan November dengan adanya sentimen tersebut, IHSG masih berpotensi untuk mengalami tekanan dalam jangka pendek.

"Sentimen dari pergerakan market global maupun regional masih akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujar William dalam risetnya, Senin (28/11/2021).

Selain itu, selama support level terdekat masih dapat dipertahankan maka momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

Saham-saham yang dapat jadi pilihan hari ini diantaranya:
- TLKM
- BBCA
- ICBP
- GGRM
- BBRI
- MYOR
- AKRA

Sebelumnya, pergerakan IHSG selama sepekan ditutup turun 2,36 persen ke level 6.561. Rata-rata nilai transaksi harian bursa mengalami kenaikan sebesar 9,16 persen menjadi Rp14,4 triliun dari Rp13,2 triliun pada pekan sebelumnya.

Peningkatan tipis terjadi pada rata-rata frekuensi transaksi bursa selama sepekan, yaitu sebesar 0,06 persen menjadi 1.368.518 transaksi dari 1.367.702 transaksi di pekan yang lalu. Kapitalisasi pasar turun 1,48 persen menjadi Rp8.123,099 triliun dari Rp8.245,536 triliun pada penutupan pekan lalu.

Rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami penurunan sebesar 6,99 persen menjadi 24,22 miliar saham dari 26,04 miliar saham pada penutupan pekan lalu.

Investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp145,74 miliar. Akumulasi seminggu terakhir, asing masih melakukan net-buy Rp291,18 miliar. Sepanjang tahun 2021 investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp38,69 triliun.

Editor : Aditya Pratama

Bagikan Artikel: