IHSG Berpotensi Tertekan Jelang Pemilu

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Selasa, 16 April 2019 - 08:39 WIB
IHSG Berpotensi Tertekan Jelang Pemilu

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tertekan pada perdagangan Selasa (16/4/2019). (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tertekan. Indeks akan bergerak dalam rentang 6.350-6.425.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, pergerakan IHSG kembali menguji bearish trend line di kisaran level 6.450 dan menguji MA50 di kisaran 6.470 pada short term. Bearish trend line masih menjadi trigger negatif bagi IHSG.

Sementara itu, indikator stochastic bergerak melebar memberikan sinyal bearish yang masih akan berlanjut.

"Kami prediksi IHSG akan bergerak cenderung tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.390-6.442," ujarnya, Selasa (16/4/2019).

IHSG sebelumnya menguat 0,46 persen atau 29,28 poin ke level 6.435 dengan sektor aneka industri dan properti. Investor asing kembali tercatat net sell Rp344,80 miliar meskipun rupiah terpantau menguat 0,40 persen ke level Rp14.063 per dolar AS.

Data aktivitas ekspor dan impor nasional cukup baik dengan posisi neraca perdagangan yang kembali surplus 0,54 miliar dolar AS berbanding dengan ekspektasi awal defisit sebesar 0,18 miliar dolar AS.

Menurutnya, aktivitas dan harga ekspor terutama pada ekspor komoditas energi seperti minyak, gas, dan batubara yang lebih baik dari periode sebelumnya mampu menopang neraca perdagangan hingga menjadi surplus menjadi katalis utama penguatan IHSG hingga di akhir sesi perdagangan seiring aksi wait and see menjelang pemilu.

Saham-saham yang masih dapat dimonitor dibbantaranya LSIP, CPIN, JPFA, SMGR, INDF, dan GGRM.


Editor : Rahmat Fiansyah

TAG : ihsg