Sesi I

IHSG Betah di Zona Hijau, Rupiah Pangkas Pelemahan ke Rp14.286

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 12:20 WIB
IHSG Betah di Zona Hijau, Rupiah Pangkas Pelemahan ke Rp14.286

IHSG bertahan di zona hijau hingga akhir sesi I perdagangan. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan, Jumat (15/3/2019) bertahan di zona hijau dengan naik 38,59 poin atau 0,60 persen ke 6.451,86.

Dari 483 saham yang diperdagangkan, 201 di antaranya menguat, 135 melemah dan 147 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 212.093 kali dengan nilai transaksi Rp3,92 triliun dan 8,43 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara dua di antaranya mencatatkan koreksi. Sektor perkebunan memimpin pelemahan dengan turun 0,05 persen.

Kontributor utama yang menahan indeks di zona hijaunya, yakni sektor industri dasar yang naik 1,23 persen. Investor asing melanjutkan aksi beli dengan membukukan net buy Rp93,79 miliar. Di pasar reguler, asing net buy Rp49,02 miliar, sementara negosiasi dan tunai Rp44,77 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp375 atau 4,07 persen ke Rp9.600, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp150 atau 1,69 persen ke Rp9.000, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp150 atau 1,99 persen ke Rp7.700 dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp75 atau 1,08 persen ke Rp7.000.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp450 atau 0,90 persen ke Rp49.450, PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) turun Rp50 atau 2,01 persen ke Rp2.440, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp35 atau 1,95 persen ke Rp1.760 dan PT Bank Permata Tbk (BNLI) turun Rp30 atau 2,73 persen ke Rp1.070.

Sedangkan kurs rupiah di pasar spot pada sesi siang memangkas pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau mulai menjauhi level Rp14.300 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah melemah 8 poin atau 0,06 persen menjadi Rp14.286 per dolar AS dari sesi terakhir kemarin Rp14.277 per dolar AS. Yahoo Finance mencatat, rupiah terdepresiasi 18 poin atau 0,12 persen menjadi Rp14.280 per dolar AS dari posisi terakhir sebelumnya Rp14.262 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia,rupiah melemah 57 poin menjadi Rp14.310 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.253 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk