Sesi I

IHSG dan Kurs Rupiah Kompak Melemah

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 12 Juni 2019 - 12:35 WIB
IHSG dan Kurs Rupiah Kompak Melemah

ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tidak mampu keluar dari tekanan hingga jeda sesi pertama perdagangan Rabu (12/6/2019) siang. Indeks turun 35 poin atau 0,56 persen ke 6.270.

Mengutip data RTI, 492 saham yang diperdagangkan, 181 menguat, 198 melemah, dan 113 stagnan. Frekuensi perdagangan terjadi 268.780 kali dengan 7,17 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi Rp3,87 triliun.

Dari sembilan sektoral penggerak IHSG, enam sektor turun dan tiga sektor turun. Sektor aneka industri menekan indeks setelah terkoreksi 1,66 persen sementara sektor konsumer menahan IHSG turun lebih dalam setelah menguat 0,2 persen.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp425 (1,44 persen) ke Rp29.125
- PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) turun Rp700 (6,11 persen) ke Rp10.750
- PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp150 (1,97 persen) ke Rp7.475
- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp300 (3,95 persen) ke Rp7.300
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun Rp40 (0,95 persen) ke Rp4.190

Sementara saham-saham yang masuk top gainers antara lain :

- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp255 (5,18 persen) ke Rp5.175
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik Rp70 (1,75 persen) ke Rp4.070
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik Rp70 (2,39 persen) ke Rp3.000
- PT JAPFA Tbk (JPFA) naik Rp105 (6,95 persen) ke Rp1.615
- PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp45 (3,38 persen) ke Rp1.375

Investor asing melakukan jual bersih (net sell) Rp277 miliar di pasar reguler. Secara akumulatif di seluruh pasar, investor asing mencatat net sell Rp307 miliar.

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah dua digit. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah terdepresiasi 20 poin atau 0,14 persen ke Rp14.259 per dolar AS.


Editor : Rahmat Fiansyah