IHSG Diprediksi Menghijau, Koleksi Saham-Saham Ini

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Rabu, 24 April 2019 - 08:33 WIB
IHSG Diprediksi Menghijau, Koleksi Saham-Saham Ini

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali menguat. Adapun IHSG akan bergerak di rentang 6.394-6.500.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG kembali bergerak menguji MA50 di kisaran level 6.460an setelah mengalami false break bearish trend. Indikator stochastic masih mengarah pada pergerakan bearish pada area middle oscillator menuju oversold.

"Kami masih memperkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah dalam jangka waktu menengah dengan berpeluang kembali menguat menguji psikologis kelevel 6.500 pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.394-6.500," ujarnya dalam hasil risetnya, Rabu (24/4/2019).

IHSG sebelumnya menguat 0,75 persen atau 48,08 poin ke level 6.462 mengalami rebound setelah terpukul hingga lebih dari 1 di perdagangan awal pekan.

Menurut dia, investor domestik terlihat berbalik optimistis setelah menilai harga saham yang turun pada awal pekan cukup murah dan mulai melakukan pembelian. Hal ini terlihat pada komposisi asing terkalahkan dengan tercatat net sell Rp138,73 miliar.

Mayoritas indeks saham di Asia ditutup menguat terkonsolidasi. Indeks HangSeng (+0,00 persen) dan Shanghai (-0,16 persen) bergerak flat setelah mengalami libur akhir pekan yang panjang sedangkan Indeks Nikkei (+0,19 persen), TOPIX (+0,27 persen) dan KOSPI (+0,17 persen) bergerak berfluktuatif.

"Yen Jepang melonjak 0,1 persen menjadi 111,85 per dolar AS, terkuat dalam lebih dari seminggu di kenaikan terbesar dalam hampir dua minggu," kata dia.

Bursa Eropa ditutup pascalibur dengan penguatan pada indeks Eurostoxx (+0 13 persen), DAX (+0,11 persen), CAC (+0,20 persen), dan FTSE (+0,85 persen). Poundsterling menguat 0,1 persen menjadi  1,2998 per dolar AS ini menjadi kenaikan terbesar dalam lebih dari seminggu.

"Sentimen selanjutnya investor akan menanti data persediaan minyak di AS guna melanjutkan momentum bullish harga minyak," tuturnya.

Saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya TKIM, SMGR, ICBP, KLBF, IMJS, TLKM, IMAS, ITMG, PTBA, INDY, HRUM, MEDC, ANTM, INCO, dan ERAA.


Editor : Ranto Rajagukguk