Sesi I

IHSG Menghijau di 6.304, Kurs Rupiah Tertekan ke Rp13.922 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 03 Januari 2020 - 12:05 WIB
IHSG Menghijau di 6.304, Kurs Rupiah Tertekan ke Rp13.922 per Dolar AS

IHSG bertahan di zona hijau. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau hingga akhir sesi I perdagangan, Jumat (3/1/2020). Indeks terpantau naik 20,61 poin atau 0,32 persen ke 6.304,19.

Dari 501 saham yang diperdagangkan, 191 di antaranya menguat, 159 melemah dan 151 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 259.984 kali dengan nilai transaksi Rp2,27 triliun dan 3,13 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG hampir seluruhnya menguat, sementara perdagangan menjadi satu-satunya yang mencatatkan koreksi. Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 0,82 persen.

Investor asing melanjutkan aksi beli dengan membukukan net buy Rp227,12 miliar. Di pasar reguler, asing mencatatkan net buy Rp222,35 miliar, sementara negosiasi dan tunai Rp4,77 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) naik Rp225 atau 3,32 persen ke Rp7.000, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) naik Rp300 atau 4,56 persen ke Rp6.875, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) naik Rp90 atau 4,46 persen ke Rp2.110 dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) naik Rp45 atau 2,99 persen ke Rp1.550.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp300 atau 1,40 persen ke Rp21.200, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp80 atau 2,21 persen ke Rp3.540, PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) turun Rp40 atau 1,46 persen ke Rp2.700 dan PT Indonesia Tobacco Tbk (ITIC) turun Rp130 atau 4,94 persen ke Rp2.500. 

Sedangkan kurs rupiah di pasar spot pada sesi siang melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terdepresiasi 29 poin atau 0,21 persen menjadi Rp13.922 per dolar AS dari posisi kemarin Rp13.893 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 31 poin atau 0,22 persen menjadi Rp13.915 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp13.884 per dolar AS.

Editor : Ranto Rajagukguk