Sesi I

IHSG Negatif di 6.275, Kurs Rupiah Melemah ke Rp13.652 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 17 Januari 2020 - 12:30 WIB
IHSG Negatif di 6.275, Kurs Rupiah Melemah ke Rp13.652 per Dolar AS

IHSG betah di zona merah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona merah hingga akhir sesi I perdagangan, Jumat (17/1/2020). Indeks tercatat turun 10,38 poin atau 0,16 persen ke 6.275,66.

Dari 487 saham yang diperdagangkan, 155 di antaranya menguat, 179 melemah dan 153 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 256.863 kali dengan nilai transaksi Rp2,46 triliun dan 3,12 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas melemah, sementara dua di antaranya mencatatkan penguatan. Sektor perkebunan memimpin penguatan dengan naik 0,62 persen.

Kontributor utama yang menekan indeks, yaitu properti yang turun 1,74 persen diikuti aneka industri 1,09 persen. Investor asing melakukan aksi jual bersih (net sell) Rp150,95 miliar. Di pasar reguler, asing mencatatkan net sell Rp163,40 miliar, sementara negosiasi dan tunai beli bersih (net buy) Rp12,45 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) naik Rp225 atau 3,40 persen ke Rp6.850, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp65 atau 3,87 persen ke Rp1.745, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik Rp15 atau 1,27 persen ke Rp1.200 dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) naik Rp20 atau 1,80 persen ke Rp1.130.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp125 atau 1,51 persen ke Rp8.175, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp100 atau 1,40 persen ke Rp7.025, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp50 atau 1,42 persen ke Rp3.480 dan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) turun Rp30 atau 1,21 persen ke Rp2.440.

Sedangkan kurs rupiah di pasar spot pada sesi siang bertahan melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terdepresiasi 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp13.652 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp13.630 per dolar AS.

Business Insider mencatat, rupiah melemah 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp13.652 per dolar AS dari posisi kemarin Rp13.630 per dolar AS. Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 10 poin menjadi Rp13.648 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.658 per dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk