IHSG Rentan Alami Koreksi, Simak Menu Saham Pilihan

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 11 September 2019 - 08:37 WIB
IHSG Rentan Alami Koreksi, Simak Menu Saham Pilihan

IHSG akan melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak melemah pada perdagangan hari ini. Adapun IHSG akan bergerak di rentang 6.282-6.350.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, IHSG bergerak kembali terkonsolidasi secara teknikal dan menguji resistance upper bollinger bands. Indikasi false break MA50 cukup kuat melihat kondisi momentum dari Indikator RSI yang telah tiba pada area overbought dan Indikator Stochastic yang mulai menjenuh.

"Kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung melemah pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.282-6.350," ujarnya dalam hasil risetnya, Rabu (11/9/2019).

IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,17 persen atau 10,46 poin ke level 6.336. Dengan indeks sektor properti dan pertanian memimpin penguatan sedangkan sektor pertambangan dan trading menjadi penekan pergerakan.

"Investor asing tercatat net sell Rp185,73 miliar mengiringi terdepresiasinya mata uang rupiah sebesar 0,13 persen ke level Rp14.053 per dolar AS," kata dia.

Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan meluncur di bawah 5 persen pada tahun 2020 dan memberi peringatan potensi arus keluar investor asing yang meningkat karena risiko perang perdagangan AS-China. Sementara itu, data penjualan ritel naik di atas ekspektasi sebesar 2,4 persen secara YoY mampu menahan pelemahan IHSG.

Mayoritas bursa saham Asia bervariasi dengan indeks Topix (+0.44 perse ) dan Nikkei (+0.35 persen) naik memimpin penguatan sedangkan HangSeng (+0.01 persen) menguat tipis namun Shanghai (-0.34 persen) terkoreksi.

Menurutnya, investor tengah berhati-hati sebelum pertemuan bank sentral utama dalam beberapa hari mendatang. Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa AS dan China telah membuat banyak kemajuan dalam pembicaraan perang dagang.

Bursa Eropa ditutup positif dengan Indeks Eurostoxx (+0,12 persen), FTSE (+0,44 persen), dan DAX (+0,35 persen) yang sedikit berubah. Meskipun sebelumnya dibuka terkonsolidasi akibat perusahaan sektor jasa keuangan dan perawatan kesehatan yang lanjut menguat tidak mampu mendorong penguatan indeks ekuitas di Eropa.

Pound berayun dari keuntungan ke kerugian karena Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bersikeras dia tidak akan meminta penundaan Brexit lainnya, sementara data upah dan pengangguran AS di bawah ekspektasi. Sebagian besar obligasi negara zona euro menjadi lebih rendah karena pejabat Bank Sentral Eropa bersiap untuk bertemu.

"Investor sedang menunggu keputusan kebijakan ECB pada hari Kamis," tutur dia.

Sementara itu, minyak memperpanjang kenaikan harga ke level tertinggi dalam hampir enam minggu karena menteri energi baru Arab Saudi mengisyaratkan komitmennya untuk pengurangan produksi menjelang pertemuan OPEC + akhir pekan ini.

Saham-saham yang masih cukup menarik secara teknikal di antaranya TBLA, LSIP, WSBP, WTON, SMGR, BBNI, PNBN, WSKT, PTPP, LPCK, ADHI, dan CTRA.


Editor : Ranto Rajagukguk