IHSG Selama Sepekan Turun 1,45 Persen

Ranto Rajagukguk ยท Minggu, 01 Desember 2019 - 12:41 WIB
IHSG Selama Sepekan Turun 1,45 Persen

IHSG selama sepekan turun. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama sepekan ini mengalami penurunan sebesar 1,45 persen menjadi 6.011 dari 6.100 pada penutupan pekan lalu.

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, mengikuti IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga mengalami penurunan sebesar 1,40 persen menjadi Rp6.919,502 triliun dari Rp7.017,816 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Kendati demikian, data rata-rata nilai transaksi mencatatkan peningkatan sebesar 28,44 persen menjadi Rp8,021 triliun dari Rp6,245 triliun pada penutupan pekan lalu. Dilanjutkan dengan peningkatan data rata-rata volume transaksi sebesar 18,45 persen menjadi 10,632 miliar unit saham dari 8,976 miliar unit saham selama pekan lalu. 

Kemudian peningkatan selanjutnya terdapat pada data rata-rata frekuensi transaksi menunjukkan perubahan sebesar 9,79 persen menjadi sebanyak 528,357 kali transaksi dari 481,228 ribu kali transaksi pada penutupan pekan sebelumnya.

"Data perdagangan pada pekan ini menunjukkan indikator positif pada data rata-rata transaksi," ujarnya dalam keteranga  tertulis, Jakarta, Minggu (1/12/2019).

Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp41.209,7 triliun. Meskipun investor asing pada penutupan perdagangan kemarin mencatatkan jual bersih sebesar Rp219,03 miliar.

Pada pekan ini, BEI juga mencatatkan dua emiten baru ke-46 dan ke-47 selama 2019, yakni PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) dan PT Palma Serasih Tbk (PSGO). Kedua emiten tersebut bergerak pada Sektor Consumer Goods Industry dengan Subsektor Food and Beverages.

BEI resmi mencatatkan 3 (tiga) Obligasi Berkelanjutan di hari yang sama pada Rabu (27/11), pertama adalah Obligasi Berkelanjutan I Bank QNB Indonesia Tahap II Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank QNB Indonesia Tbk yang dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp452 miliar dan jangka waktu 370 hari.

Kedua, Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTPN Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank BTPN Tbk (BTPN) dengan jumlah dana Obligasi sebesar Rp1 triliun. Ketiga, Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Taspen Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank Mandiri Taspen (BMTP) dengan nilai nominal sebesar Rp1 triliun. 

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 91 Emisi dari 48 emiten senilai Rp109,34 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 421 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp442,57 triliun dan 47,5 juta dolar AS, diterbitkan oleh 118 emiten.

Sementara itu, Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 102 seri dengan nilai nominal Rp2.764,29 triliun dan 400 juta dolar AS. Efek Beragun Aset sebanyak 10 emisi senilai Rp8,67 triliun.


Editor : Ranto Rajagukguk