IHSG Turun, 11 Emiten Baru Melantai di Pasar Modal Selama Sepekan

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Sabtu, 13 Juli 2019 - 13:07 WIB
IHSG Turun, 11 Emiten Baru Melantai di Pasar Modal Selama Sepekan

IHSG turun selama sepekan. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang turun 0,002 persen menjadi 6.373,345 dari 6.373,477 pada pekan lalu. 

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, sepanjang tahun ini investor asing  telah mencatatkan beli bersih sebesar Rp71,988 triliun. Untuk perdagangan akhir pekan ini mencatatkan jual bersih sebesar Rp355,20 triliun.

Meskipun IHSG turun namun nilai kapitalisasi pasar masih mengalami peningkatan sebesar 0,46 persen menjadi Rp7.301,889 triliun dari Rp7.268,404 triliun pada penutupan pekan lalu. 

Untuk rata-rata volume transaksi harian BEI mengalami penurunan 7,82 persen menjadi 16.848 miliar unit saham dari 18,278 miliar unit saham pada pekan lalu. Untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI pekan ini juga mengalami penurunan 1,71 persen menjadi 475,950 ribu kali transaksi dari 484,227 ribu kali transaksi pada pekan sebelumnya.

"Untuk rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami perubahan sebesar 1,64 persen menjadi 7,928 triliun dari 8,060 triliun pada pekan sebelumnya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

BEI berhasil mencatatkan sebelas emiten baru di pasar modal selama sepekan ini. Sampai dengan saat ini, secara keseluruhan BEI telah mencatatkan 32 saham Perusahaan Tercatat pada 2019.

Adapun perusahaan yang resmi menjadi emiten 22-32 di 2019 ini ialah PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY), PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE), PT Eastparc Hotel Tbk (EAST), PT Asuransi Jiwa Sinarmas Tbk (LIFE), PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT DMS Propertindo Tbk (KOTA), PT Inocycle Technology Indonesia Tbk (INOV), PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA), PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL), dan PT Hensel Davest Indonesia Tbk (HDIT).

Selain itu, pada pekan ini BEI juga mencatatkan dua Obligasi, yaitu Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Bank UOB Indonesia senilai Rp100 miliar dan jangka waktu 7 tahun. 

Kemudian, Obligasi Berkelanjutan III Mandala Multifinance Tahap II 

Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Mandala Multifinance Tbk senilai Rp321 miliar. Obligasi berkelanjutan Indonesia Eximbank IV Tahap V Tahun 2019 yang diterbitkan oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia senilai Rp2 triliun.

BEI juga mencatatkan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap I Tahun 2019 yang diterbitkan oleh PT Mora Telematika Indonesia senilai Rp1 triliun.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2019 adalah 57 emisi dari 39 emiten senilai Rp63,35 triliun. Dengan demikian total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 401 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar 

Rp434,07 triliun dan 47,5 juta dolar AS, diterbitkan oleh 119 emiten.

Sementara Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 100 seri dengan nilai nominal Rp2.544,69 triliun dan 400 juta dolar AS. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp8,80 triliun.


Editor : Ranto Rajagukguk