IHSG Turun Tipis ke 6.292, Kurs Rupiah Melemah ke Rp14.267

Rully Ramli ยท Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:31 WIB
IHSG Turun Tipis ke 6.292, Kurs Rupiah Melemah ke Rp14.267

IHSG dan kurs rupiah kompak melemah. (Foto: ilustrasi/Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak naik turun sepanjang sesi pertama perdagangan Selasa (20/8/2019) siang. Indeks parkir di 6.292, turun tipis 4 poin atau 0,06 persen.

Mengutip data RTI, dari 510 saham yang diperdagangkan, 152 menguat, 203 melemah, dan 142 stagnan. Frekuensi perdagangan terjadi 249.225 kali dengan 11,44 miliar lembar saham ditransaksikan senilai Rp4,2 triliun.

Dari sembilan sektor penggerak IHSG, lima sektor turun dan empat sektor naik. Sektor perkebunan menjadi pemberat laju indeks setelah turun hampir 1 persen sementara sektor infrastruktur menahan IHSG turun lebih dalam setelah naik 0,67 persen.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top losers antara lain:

- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) turun Rp75 (0,95 persen) ke Rp7.800
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun Rp50 (1,2 persen) ke Rp4.130
- PT Indosat Tbk (ISAT) turun Rp90 (2,35 persen) ke Rp3.740
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun Rp60 (1,72 persen) ke Rp3.420
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp65 (3,26 persen) ke Rp1.930

Sementara saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp525 (1,18 persen) ke Rp45.025
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik Rp400 (6,96 persen) ke Rp645
- PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik Rp60 (1,38 persen) ke Rp4.400
- PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) naik Rp40 (1,19 persen) ke Rp3.390
- PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE) naik Rp130 (5,53 persen) ke Rp2.480

Investor asing melakukan jual bersih (net sell) Rp80 miliar di pasar reguler. Secara akumulatif di seluruh pasar, investor asing mencatat net sell Rp257 miliar.

Sementara itu, kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah. Berdasarkan data Bloomberg, kurs rupiah turun 30 poin atau 0,21 persen ke Rp14.267 per dolar AS.


Editor : Rahmat Fiansyah