Indeks Dolar AS Menguat Setelah Rilis Data Inflasi

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 07:20 WIB
Indeks Dolar AS Menguat Setelah Rilis Data Inflasi

Kurs dolar AS menguat terhadap mayoritas mata uang. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

NEW YORK, iNews.id – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Rabu (13/2/2019) waktu setempat karena pelaku pasar mencermati sejumlah data inflasi utama.

Mengutip Xinhua, Kamis (14/2/2019), Indeks Harga Konsumen (CPI) di AS datar pada Januari karena harga energi yang lebih rendah, Biro Statistik Tenaga Kerja AS mengatakan pada Rabu.

CPI, sebuah ukuran inflasi, tetap tidak berubah untuk bulan ketiga berturut-turut pada Januari, setelah sempat melonjak 0,3 persen pada Oktober. Selama 12 bulan terakhir, CPI naik 1,6 persen, melambat dari kenaikan tahun ke tahun 1,9 persen pada Desember, menurut laporan itu.

CPI inti, yang tidak termasuk energi dan biaya makanan, naik 0,2 persen pada Januari dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Selama tahun ini, CPI inti meningkat 2,2 persen.

Data membantu menciptakan lingkungan yang mendukung sikap dovish Federal Reserve AS saat ini, yang menopang sentimen pasar, para ahli mencatat.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,43 persen pada 97,1309 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1269 dolar AS dari 1,1331 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2850 dolar AS dari 1,2897 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7094 dolar AS dari 0,7098 dolar AS.

Dolar AS dibeli 110,99 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,50 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0088 franc Swiss dari 1,0062 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3250 dolar Kanada dari 1,3241 dolar Kanada.


Editor : Ranto Rajagukguk