Ini Kondisi IHSG di Pertengahan Oktober 2020

Aditya Pratama ยท Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:00 WIB
Ini Kondisi IHSG di Pertengahan Oktober 2020

IHSG pekan ini menguat selama tiga hari berturut-turut melanjutkan peningkatannya dari pekan lalu. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan ini menguat selama tiga hari berturut-turut melanjutkan peningkatannya dari pekan lalu. Meskipun ada keputusan dari Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga di level 4 persen dan demo besar-besaran terkait Omnibus Law, IHSG terus menguat. 

Hingga pada Kamis (15/10/2020) IHSG akhirnya melemah 1,37 persen akibat dari aksi profit taking yang dilakukan investor. Menurut Equity Analyst MNC Sekuritas Catherina Vincentia, sentimen dari pendirian Indonesia Battery Holding dan merger dari perbankan syariah telah menjadi katalis bagi peningkatan saham perbankan dan pertambangan nikel seperti ANTM dan INCO selama pekan ini. IHSG pun ditutup flat turun 0,03 persen pada hari terakhir perdagangan pada pekan ini (16/10/2020).

“Sentimen yang akan mempengaruhi IHSG pekan depan adalah rilisnya data penjualan mobil dan motor per September 2020. Penjualan mobil diestimasikan oleh Trading Economics untuk melanjutkan penurunan sebesar 40 persen, sementara penjualan motor turun 55 persen. Meskipun penurunan ini tidak sebesar penurunan bulan Agustus 2020, namun tetap mengindikasikan bahwa peningkatan dari daya beli masyarakat masih lambat,” ujar Catherina dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2020).

Investor dapat mencermati beberapa komoditas. Salah satunya adalah minyak yang persediaannya dikabarkan menurun di Amerika Serikat (AS) pada kuartal IV. Sentimen ini dapat mendorong peningkatan harga minyak ke depan, di mana minyak telah melemah 32,92 persen year to date (YTD). 

Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2 Tampilkan Semua