Investor Cermati Data Ekonomi Terbaru, Wall Street Ditutup Variatif

Ranto Rajagukguk ยท Jumat, 15 Maret 2019 - 07:18 WIB
Investor Cermati Data Ekonomi Terbaru, Wall Street Ditutup Variatif

Bursa saham Amerika Serikat (AS) ditutup beragam. (Foto: Reuters)

NEW YORK, iNews.id – Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street ditutup beragam pada Kamis (14/3/2019) waktu setempat karena para investor mencermati data ekonomi terbaru.

Mengutip Xinhua, Jumat (15/3/2019), indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 7,05 poin, atau 0,03 persen, menjadi 25.709,94. Indeks S&P 500 turun 2,44 poin, atau 0,09 persen, menjadi 2.808,48. Indeks Komposit Nasdaq turun 12,49 poin, atau 0,16 persen, menjadi 7.630,91.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat lebih dari yang diperkirakan minggu lalu. Dalam pekan yang berakhir 9 Maret, angka sebelumnya untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 229.000, meningkat 6.000 dari tingkat yang tidak direvisi minggu sebelumnya di 223.000, menurut Departemen Tenaga Kerja pada Kamis.

Rata-rata pergerakan empat minggu adalah 223.750, turun 2.500 dari rata-rata minggu sebelumnya yang tidak direvisi 226.250. Penjualan rumah baru jatuh 6,9 persen untuk mencapai tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 607.000 pada Januari, menunjukkan bahwa konsumen mungkin telah menghentikan pembelian rumah selama penutupan pemerintah.

Harga jual rata-rata rumah baru yang terjual pada Januari 2019 adalah 317.200 dolar AS. Harga jual rata-rata adalah 373.100 dolar. Sementara itu, investor terus memantau kinerja saham komponen Dow Boeing. Saham produsen pesawat ini mengalami tekanan minggu ini di tengah kekhawatiran atas keselamatan pesawat 737 MAX, salah satu model yang paling populer.

Pada hari Minggu, Boeing 737 Max 8, menuju Nairobi, Kenya, jatuh tak lama setelah lepas landas dari ibukota Ethiopia Addis Ababa, menewaskan semua 157 orang di dalamnya.

Ini adalah kedua kalinya dalam setengah tahun bahwa pesawat terlaris Boeing mengalami kecelakaan fatal. Pada Oktober, sebuah pesawat Lion Air jatuh ke laut di Ibu Kota Indonesia Jakarta, menewaskan 189 orang di dalamnya. Saham Boeing turun sedikit lebih dari 1 persen menjadi 373,30 dolar AS pada Kamis.


Editor : Ranto Rajagukguk