KSSK: Sistem Keuangan RI dalam Kondisi Normal

Rully Ramli · Selasa, 29 Januari 2019 - 10:44 WIB
KSSK: Sistem Keuangan RI dalam Kondisi Normal

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memaparkan hasil rapat reguler tentang kondisi sistem keuangan terkini. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memaparkan hasil rapat reguler tentang kondisi sistem keuangan terkini. Rapat ini merupakan bentuk koordinasi lintas lembaga perekonomian nasional

"Keseluruhan aspek yang dilihat oleh KSSK menunjukkan bahwa sistem keuangan kita dalam kondisi normal dan berjalan baik," tutur Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, beberapa kondisi yang menjaga pertimbangan KSSK adalah kondisi perekonomian global termasuk koreksi pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh lembaga luar negeri seperti Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF). Selain itu, KSSK juga mengamati kebijakan Amerika Serikat (AS) baik secara moneter maupun perang dagang dengan China.

"Kami meneliti seluruh potensi risiko yang berasal dari luar negeri seperti pelemahan kondisi perekonomian global yang disampaikan oleh berbagai pihak termasuk IMF yang menurunkan proyeksi ekonomi tahun ini," kata Sri Mulyani.

Tidak hanya itu, Sri Mulyani juga melihat adanya kebijakan-kebijakan ekonomi terutama yang berasal dari AS, baik oleh Federal Reserve (The Fed) maupun dari eksekutifnya. KSSK juga mencermati perang dagang AS dengan China, serta melambatnya pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang berdampak serius ke ekonomi dalam negeri.

Namun, wanita yang akrab Ani tersebut menambahkan, KSSK akan terus mengawasi segala komponen yang dapat memengaruhi ekonomi dalam negeri.

"Ini adalah komitmen kita bersama menjaga ekonomi Indonesia dan stabilitas keuangan sehingga kita bisa mendukung stabilitas keuangan dengan pertumbuhan, kesempatan kerja dan pengurangan kemiskinan," ujarnya.

Ia juga kemudian memastikan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi untuk terus menjaga perekonomian nasional. "Kita akan terus berkoordonasi menjaga ekonomi nasional, dengan menggunakan policy masing-masing. Komitmen kita bersama menjaga perekonomian indonesia," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk