Kurs Rupiah Sesi Pagi Melemah di Rp14.042 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 07 November 2019 - 10:33 WIB
Kurs Rupiah Sesi Pagi Melemah di Rp14.042 per Dolar AS

Kurs rupiah melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan, Kamis (7/11/2019), pagi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda terpantau berada di level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Data Bloomberg pukul 10.00 WIB menunjukkan, rupiah terdepresiasi 20 poin atau 0,14 persen menjadi Rp14.042 per dolar AS dari posisi kemarin Rp14.022 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.035-14.045 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.040 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 30 poin atau 0,21 persen menjadi Rp14.040 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp14.010 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp13.990 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp13.990-14.040 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 48 poin menjadi Rp14.040 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.992 per dolar AS.

Sebagai informasi, kurs dolar AS diperdagangkan melemah terhadap mata uang safe-haven tradisional seperti yen Jepang dan franc Swiss, pada Rabu (6/11/2019) waktu setempat. Pasalnya, selera investor terhadap aset berisiko berkurang di tengah ketidakpastian perdagangan.

Mengutip Xinhua, Kamis (7/11/2019), indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,04 persen di 97,9502 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1068 dolar AS dari 1,1063 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2852 dolar AS dari 1,2880 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6878 dolar AS dari 0,6890 dolar AS.

Dolar dibeli 108,93 yen Jepang, lebih rendah dari 109,22 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar turun menjadi 0,9924 franc Swiss dari 0,9933 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3183 dolar Kanada dari 1,3158 dolar Kanada. 


Editor : Ranto Rajagukguk