Kurs Rupiah Sesi Pagi Tertekan ke Rp13.715 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Rabu, 15 Januari 2020 - 10:23 WIB
Kurs Rupiah Sesi Pagi Tertekan ke Rp13.715 per Dolar AS

Kurs rupiah melemah. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah di pasar spot pada perdagangan, Rabu (15/1/2020) pagi melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Alhasil mata uang Garuda bergerak ke level psikologis Rp13.700 per dolar AS.

Data Bloomberg pukul 10.06 WIB menunjukkan, rupiah terdepresiasi 35 poin atau 0,26 persen menjadi Rp13.715 per dolar AS dari sesi terakhir sebelumnya Rp13.680 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp13.684-13.720 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp13.684 per dolar AS.

Business Insider mencatat, rupiah melemah 43 poin atau 0,31 persen menjadi Rp13.713 per dolar AS dari posisi kemarin Rp13.670 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp13.670 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp13.670-13.730 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 52 poin menjadi Rp13.706 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.654 per dolar AS.

Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menuturkan, milai tukar rupiah diprediksi konsolidasi menjelang penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-China. Menjelang penandatanganan kesepakatan, sebagian harga instrumen berkonsolidasi, mungkin juga rupiah terhadap dolar AS.

"Konsolidasi bisa diartikan tidak terlalu menguat," ujar Ariston di Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Kekhawatiran muncul setelah Menteri Keuangan AS semalam mengatakan tarif impor China tak akan dihapus hingga fase kedua disepakati dan kesepakatan fase kedua mungkin terjadi setelah pemilu AS. Selain itu, rilis data neraca perdagangan Indonesia hari ini juga bisa menjadi faktor penggerak rupiah.

“Konsensus defisit 470 juta dolar. Rilis defisit yang lebih besar dari konsensus bisa menahan penguatan rupiah," kata Ariston.


Editor : Ranto Rajagukguk