Lawan Arus Bursa Asia, IHSG Dibuka Menghijau

Ranto Rajagukguk ยท Kamis, 14 Februari 2019 - 09:47 WIB
Lawan Arus Bursa Asia, IHSG Dibuka Menghijau

IHSG melawan tren bursa regional dengan masuk zona hijau. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada perdagangan, Kamis (14/2/2019) setelah di sesi sebelumnya berakhir turun. Saat preopening, indeks bergerak positif ke 6.429,13.

Pada pembukaan perdagangan, indeks melaju ke 6.430,39 dan sekitar pukul 09.18 WIB menambah poin penguatan menjadi 6.443,21 atau naik tipis 24,10 poin (0,37 persen). Dari 391 saham yang diperdagangkan, 182 di antaranya menguat, 89 melemah dan 120 stagnan. Frekuensi perdagangan tercatat 52.180 kali dengan nilai transaksi Rp1,13 triliun dan 2,08 miliar lembar saham diperjualbelikan.

10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara industri dasar menjadi satu-satunya yang terkoreksi atau turun 0,04 persen. Kontributor utama yang mengerek indeks ke zona hijau, yakni sektor aneka industri yang naik 0,74 persen diikuti tambang 0,70 persen.

Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi jual bersih (net sell) Rp14,33 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 atau 0,99 persen ke Rp25.500, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp175 atau 2,02 persen ke Rp8.825, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp75 atau 0,98 persen ke Rp7.750 dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp100 atau 1,38 persen ke Rp7.350.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun Rp275 atau 2,17 persen ke Rp12.400, PT JAPFA Tbk (JPFA) turun Rp20 atau 0,68 persen ke Rp2.900, PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) turun Rp40 atau 2,11 persen ke Rp1.855 dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) turun Rp40 atau 2,27 persen ke Rp1.720.

Bursa saham-saham di Asia sementara itu diperdagangkan variatif. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang bergerak datar di awal perdagangan

Selanjutnya, indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 0,6 persen. Adapun indeks ASX 200 Australia melawan tren dengan naik 0,24 persen.


Editor : Ranto Rajagukguk