Marak Pinjaman Online Ilegal, Simak Tips Aman dari Satgas Waspada Investasi

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 25 Juli 2019 - 23:59 WIB
Marak Pinjaman Online Ilegal, Simak Tips Aman dari Satgas Waspada Investasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengimbau agar masyarakat berhati-hati sebelum meminjam uang di pinjaman online (pinjol). (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengimbau agar masyarakat berhati-hati sebelum meminjam uang di pinjaman online (pinjol). Pasalnya, banyak korban pelecehan dan pencemaran nama baik yang dilakukan pelaku pinjol ilegal.

Kasus teranyar terjadi pada perempuan asal Solo, Yi, dipermalukan salah satu perusahaan pinjol. Fotonya disebar ke media sosial dengan diimbuhi tulisan tidak senonoh yang menyatakan bahwa Yi rela digilir untuk membayar utang.

"Kami juga meminta masyarakat untuk waspada jangan meminjam dari fintech ilegal. Telah banyak pelajaran yang kita peroleh berupa intimidasi, teror dan pelecehan yang dilakukan fintech ilegal. Ini menjadi peringatan kepada masyarakat kita," ujar Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L Tobing kepada iNews.id, Kamis (25/7/2019).

Satgas Waspada Investasi terus menyampaikan tips agar masyarakat aman meminjam uang secara online, yaitu:

1. Pastikan pinjol terdaftar di OJK yang bisa dilihat di website ojk.go.id. Selain yang terdaftar di OJK merupakan pinjol ilegal.

2. Pinjamlah sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar. Lihat penghasilan anda apakah cukup untuk mencicil pinjaman. Jangan melakukan pinjaman baru untuk membayar pinjaman lama.

3. Pahami kewajiban dan risikonya, bunganya, fee dan denda. Jangan menyesal setelah menerima pinjaman.

Satgas Waspada Investasi terus melakukan edukasi yang berkelanjutan kepada masyarakat melalui media massa dan media sosial lainnya.

"Selain itu di daerah terdapat Tim Kerja Satgas Waspada Investasi yang melakukan tugas pencegahan investasi ilegal dan fintech ilegal," tutur dia.

Pinjol ini pernah memakan korban setelah lama meresahkan masyarakat dengan terornya. Pada Februari lalu, seorang sopir taksi ditemukan tewas gantung diri di kamar kosnya karena terlilit pinjol ilegal.


Editor : Ranto Rajagukguk