Penyaluran KUR Sentuh Rp113,6 Triliun, 70 Persen Disalurkan Bank BRI

Antara ยท Kamis, 06 Desember 2018 - 20:08 WIB
Penyaluran KUR Sentuh Rp113,6 Triliun, 70 Persen Disalurkan Bank BRI

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution saat mengunjungi sentra peternakan sapi di Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2018). Dalam kunjungan itu, Menko meluncurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus peternakan. (Foto: Ist)

WONOGIRI, iNews.id - Pemerintah optimistis penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) pada tahun ini bisa mencapai target Rp120 triliun. Pasalnya, hingga kuartal III-2018, realisasinya sudah mencapai 92 persen.

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, permintaan terhadap KUR makin tinggi sejak suku bunga diturunkan menjadi 7 persen per tahun. Per Oktober 2018, penyaluran KUR sudah tembus Rp113,59 triliun.

"Kami yakin hingga akhir tahun ini KUR akan mencapai Rp120 triliun dan tahun depan diperkirakan meningkat menjadi Rp140 triliun," ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution di Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (6/12/2018).

Berdasarkan data Kemenko Perekonomian, Bank BRI menjadi lembaga penyalur KUR terbesar hingga Rp78,72 triliun (3,9 juta debitur), diikuti Bank Mandiri Rp15,28 triliun (225 ribu debitur), dan Bank BNI Rp14,32 triliun (116 ribu debitur).

Provinsi Jawa Tengah mendapat penyaluran KUR terbesar hingga Rp20,37 triliun (898 ribu debitur), diikuti Jawa Timur Rp19,13 triliun (856 ribu debitur), dan Jawa Barat Rp14,45 triliun (610 ribu debitur).

Darmin mengatakan, KUR yang selama ini lebih banyak disalurkan kini semakin diperluas ke sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, dan peternakan. Dia menyebut, porsi KUR untuk sektor produktif tahun depan akan naik menjadi 50-60 persen dari porsi saat ini 40 persen.

Mantan Gubernur Bank Indonesia itu meminta kepada perbankan untuk mempermudah masyarakat mengakses KUR. Terutama untuk para petani dan peternak.

"Kepada bank, kami minta agar tidak mencari-cari alasan agar petani tidak mendapatkan KUR. Jangan karena tidak punya KTP jadi alasan tidak mendapatkan KUR, bantu mereka dapat KTP," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menambahkan, peran KUR penting untuk memperluas akses permodalan petani dan peternak rakyat.

Namun, pendampingan dinilainya juga penting di samping akses permodalan. Di Wonogiri, kata dia, tengah dikembangkan sentra peternakan sapi yang bekerja sama dengan Australia. "Untuk pasar tidak perlu khawatir karena Jakarta siap menampung berapapun hasilnya," ujar dia.


Editor : Rahmat Fiansyah