Rupiah Ditutup Tertekan di Rp14.085 per Dolar AS

Ranto Rajagukguk ยท Selasa, 16 April 2019 - 17:39 WIB
Rupiah Ditutup Tertekan di Rp14.085 per Dolar AS

Rupiah melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah di pasar spot pada akhir perdagangan, Selasa (16/4/2019) melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Meski begitu, mata uang Garuda masih bertahan di level psikologis Rp14.000 per dolar AS.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah terdepresiasi 22 poin atau 0,16 persen menjadi Rp14.085 per dolar AS dari posisi terakhir kemarin Rp14.062 per dolar AS. Laju pergerakan harian rupiah tercatat Rp14.060-14.085 per dolar AS dengan level pembukaan di Rp14.060 per dolar AS.

Yahoo Finance mencatat, rupiah melemah 25 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.080 per dolar AS dari sesi sebelumnya Rp14.055 per dolar AS. Saat dibuka, rupiah diperdagangkan di Rp14.152 per dolar AS dengan rentang pergerakan harian Rp14.055-14.152 per dolar AS.

Berdasarkan laporan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah menguat 1 poin menjadi Rp14.066 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.067 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan nilai tukar rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp14.020-14.090 per dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS akibat sentimen positif dari luar negeri.

Dia menyatakan, secara teknikal, rupiah masih mendapatkan momentum penguatan karena pelemahan signifikan dari dolar AS kemarin.

Sementara, secara fundamental data neraca perdagangan Indonesia periode Maret 2019 yang surplus 540 juta dolar AS. Kemudian data neraca perdagangan China yang angka surplusnya jauh melebihi ekspektasi, perkembangan positif negosiasi dagang AS dan China, dan penundaan Brexit mendukung penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini.

"Potensi kisaran pergerakan USDIDR Rp14.020-14.090," ujarnya kepada iNews.id, Selasa (16/4/2019)


Editor : Ranto Rajagukguk