Saham Bluechip Terbang, IHSG Melonjak Tajam 10 Persen

Aditya Pratama ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 16:40 WIB
Saham Bluechip Terbang, IHSG Melonjak Tajam 10 Persen

IHSG. (Foto: ilustrasi/Ant)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak tajam di tengah wabah virus corona. Pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2020) sore, indeks reli 401 poin atau 10,19 persen ke 4.338.

Setelah perdagangan Rabu (25/3/2020) ditutup akibat Hari Raya Nyepi, pelaku pasar melakukan aksi panic buying terhadap saham-saham berkapitalisasi besar (bluechip) yang tertekan dalam tiga minggu terakhir.

Mengutip data RTI, dari 544 saham yang diperdagangkan, 300 saham menguat, 129 sajam turun, dan 115 saham stagnan. Frekuensi perdagangan terjadi 888.157 kali dengan 11,53 miliar lembar saham diperjualbelikan dan nilai transaksi mencapai Rp12,58 triliun.

Dari sembilan sektor yang menggerakkan IHSG, sektor konsumer dan keuangan yang selama ini menjadi pendorong utama naik masing-masing 13 persen. Saham-saham bluechip seperti Bank BRI, Bank BCA, dan Bank BNI naik dua digit.

Sejumlah saham yang masuk dalam daftar top gainers antara lain:

- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik Rp3.900 (17,33 persen) ke Rp26.400
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp1.200 (14,46 persen) ke Rp9.500
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp1.100 (19,38 persen) ke Rp6.775
- PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp610 (15,8 persen) ke Rp4.470
- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) naik Rp430 (13,61 persen) ke Rp3.590

Sementara saham-saham yang masuk top losers antara lain:

- PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun Rp80 (6,61 persen) ke Rp1.130
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) turun Rp24 (4,96 persen) ke Rp460
- PTAdi Sarana Armada Tbk (ASSA) turun Rp18 (6 persen) ke Rp282
- PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) turun Rp20 (6,9 persen) ke Rp270
- PT Integra Indocabinet Tbk (WOOD) turun Rp18 (6,43 persen) ke Rp262

Investor asing mencatatbeli bersih (net buy) Rp646 miliar di pasar reguler. Sementara secara keseluruhan, asing mencatat net buy Rp662 miliar.

Penguatan indeks melawan arus bursa Asia yang merah. Indeks Nikkei 225 melemah 4,51 persen dan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,74 persen. Sementara indeks Shanghai China terkoreksi 0,6 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah