Sambut Awal Pekan, IHSG Pagi Merosot Tajam

Ranto Rajagukguk ยท Senin, 23 Maret 2020 - 09:46 WIB
Sambut Awal Pekan, IHSG Pagi Merosot Tajam

IHSG dibuka turun. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan perdagangan, Senin (23/3/2020) merosot tajam. Saat preopening, indeks stabil di 4.194,94.

Pada pembukaan perdagangan, indeks merosot ke 4.105,02 dan sekitar pukul 09.24 WIB turun 164,27 poin atau 3,91 persen menjadi 4.030,66. Dari 363 saham yang diperdagangkan, 52 di antaranya menguat, 224 melemah dan 87 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 67.696 kali dengan nilai transaksi Rp973,52 miliar dan 917,28 juta lembar saham diperjualbelikan. 10 indeks sektoral seluruhnya negatif, dengan aneka industri memimpin pelemahan atau turun 5,18 persen.

Sektor lainnya juga tercatat turun lebih dari 4 persen, Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi beli bersih 9,11 miliar.

Adapun saham yang masuk daftar top gainers, yaitu PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY) naik Rp30 atau 1,21 persen ke Rp2.510, PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp20 atau 1,77 persen ke Rp1.150, PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp115 atau 12,71 persen ke Rp1.020 dan PT Kimia Farma Tbk (KAEF) naik Rp135 atau 20,15 persen ke Rp805.

Sementara, saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers, yakni PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp900 atau 6,06 persen ke 13.950, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp750 atau 6,75 persen ke Rp10.375, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICPBP) Rp575 atau 6,41 persen ke Rp8.400 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp400 atau 6,43 persen ke Rp5.825.

Bursa saham Asia mayoritas turun tajam pada perdagangan seiring dampak penyebaran virus korona yang memengaruhi ekonomi global. Di Australia, S & P/ASX 200 anjlok 7,9 persen memimpin pelemahan di pasar regional.

Di Korea Selatan, Kospi jatuh 5 persen dalam perdagangan pagi. Indeks Hang Seng Hong Kong turun 3,95 persen. Pasar saham China Daratan merosot dengan komposit Shanghai turun lebih dari 2 persen sementara komposit Shenzhen anjlok 2,403 persen.

Nikkei 225 di Jepang melawan tren dengan naik 0,55 persen, sedangkan indeks Topix turun 0,79 persen. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia kecuali Jepang turun 4,11 persen.


Editor : Ranto Rajagukguk