Spekulasi Penurunan Suku Bunga Bawa Dolar AS Melemah

Ranto Rajagukguk ยท Sabtu, 13 Juli 2019 - 10:32 WIB
Spekulasi Penurunan Suku Bunga Bawa Dolar AS Melemah

Kurs dolar AS melemah. (Foto: iNews.id/Yudistiro Pranoto)

NEW YORK, iNews.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap mayoritas mata uang pada akhir perdagangan Jumat (12/7/2019) karena para pelaku pasar berspekulasi bank sentral akan menurunkan suku bunga.

Mengutip Xinhua, Sabtu (13/7/2019) Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pekan ini bahwa ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global telah membebani aktivitas dan prospek ekonomi AS.

Dalam sambutannya yang disiapkan untuk anggota parlemen di Komisi Keuangan DPR AS, ia memberi testimoni tentang Laporan Kebijakan Moneter pertengahan tahun. Ketua Fed mengatakan banyak anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) melihat bahwa kasus untuk moneter yang agak lebih akomodatif kebijakan telah diperkuat. 

Powell mengatakan para pejabat Fed memperhatikan dengan seksama pertumbuhan global dan perdagangan pada pertemuan FOMC Mei. Pernyataan tersebut mendukung ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga dari bank sentral AS. Namun, data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan dirilis pada Kamis meredupkan pandangan itu.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,24 persen pada 96,8179 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1271 dolar AS dari 1,1258 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2571 dolar AS dari 1,2525 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik hingga 0,7023 dolar AS dari 0,6975 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,81 yen Jepang, lebih rendah dari 108,45 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9844 franc Swiss dari 0,9900 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3032 dolar Kanada dari 1,3070 dolar Kanada.


Editor : Ranto Rajagukguk