Sri Mulyani Imbau Milenial Sisihkan Pendapatan untuk Dana Pensiun

Ade Miranti Karunia Sari ยท Rabu, 26 September 2018 - 12:37:00 WIB
Sri Mulyani Imbau Milenial Sisihkan Pendapatan untuk Dana Pensiun
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyarankan kepada generasi milenial menyisihkan uang dari hasil pendapatan untuk dana pensiun. Dengan pola hidup yang dinamis dan cenderung memanfaatkan banyak peluang, milenial dinilai punya rencana hidup dalam jangka panjang termasuk ketika di usia tua.

“Sisihkan uang kopi kamu tadinya dua kali sehari menjadi sehari sekali, misalnya sehari kopi sekarang dua hari sekali,” kata Sri Mulyani dalam dalam seminar nasional Asosiasi Dana Pensiun Indonesia (ADPI) di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Dia juga mengatakan, fokus milienal yang memanfaatkan banyak peluang untuk menambah pengalaman akan terus ada hingga tua nanti. Namun, saat di usia tua akan menjadi hal yang sulit ketika para milenial tersebut menggali pengalamannya karena ketiadanaan dana.

"Mumpung masih muda, himpun dana pensiun dari sekarang. Jangan sadar ngumpulin pensiun dua tahun sebelum pensiun. Mereka ingin experience, sampai tua ingin experience terus. Tapi kalau butuh experience tapi butuh resource?" katanya.

Dengan kondisi tersebut, peran pengelola dana pensiun sangat penting dalam hal edukasi dan sosialisasi. Apalagi dengan bonus demografi di tahun 2030, di mana usia 30 tahun lebih mendominasi dibanding di atas 50 tahun.

Hal ini menjadi keuntungan pengelola dana pensiuan untuk mengerek jumlah nasabah. "Sehingga ini masa yang penting dan strategis bagi pengelola dana pensiun melakukan sosialisasi dan edukasi dana pensiun secara masif," katanya.

Pihak ADPI harus bisa memahami karakteristik generasi milenial yang meliputi kreativitas, confidence, dan kreatif. Dengan memahami karakteristik tersebut, maka pengelola dana pensiun dengan mudah meyakinkan generasi milenial pentingnya menyisihkan dana pensiun sedini mungkin.

"Harusnya kita memikirkan how you connect to millenial generation. Generasi milenial yang ada tiga karakteristik dalam hal ini creative, connected dan confidence," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk