Sudah Cair, Penempatan Dana Pemerintah Tinggal Disalurkan Bank

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 04 Juli 2020 - 17:06 WIB
Sudah Cair, Penempatan Dana Pemerintah Tinggal Disalurkan Bank

Staf Khusus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan telah menempatkan dana sebesar Rp30 triliun kepada empat bank BUMN. Keempat bank tersebut adalah BRI, Bank Mandiri, BNI, dan BTN.

Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyebut tahapan penempatan dana pemerintah kepada empat bank BUMN sudah selesai. Proses dilakukan secara progresif.

"Kalau dari tahapan ini, semua sudah selesai dilakukan Kementerian Keuangan," ujar Yustinus kepada iNews.id, Sabtu (4/7/2020).

Adapun tahapan-tahapan yag dilakukan Kemenkeu yaitu:

Pertama, Penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) PMKNomor 70 Tahun 2020

PMK Nomor 70 Tahun 2020 tentang penempatan uang negara pada bank umum mitra. Penerbitan ini sebagai upaya untuk membantu pelaku usaha, khususnya di sektor riil, yang tidak dapat memanfaatkan insentif dalam rangka pemulihan ekonomi.

Sumber dana kebijakan yang diberlakukan di PMK Nomor 70 Tahun 2020 ini berasal dari kelebihan kas yang merupakan kondisi saat terjadinya atau diperkirakan saldo rekening Kas Umum Negara melebihi kebutuhan pengeluaran negara pada periode tertentu.

"Kebijakan ini juga yang merupakan bagian dari pengelolaan kas negara (cash management), di mana Menteri Keuangan dapat menggunakan kewenangannya selaku Bendahara Umum Negara," ujar Yustinus.

Kedua, Koordinasi dengan Bank Indonesia. Sebelum mengumumkan penempatan dana negara, Kemenkeu berkordinasi dengan bank sentral. Dalam koordinasi itu, Menkeu mengirim surat kepada BI dengan nomor S-520/MK.05/2020. PKS DJPb - DGBI No. PRJ-228/PB/2020 - 22/4/PKS/DpG/2020.

Ketiga, Penerbitan Perdirjen Perbendaharaan. Pada 23 Juni 2020, Kemenkeu menerbitkan Perdirjen Perbendaharaan PER-12/PB/2020 tentang petunjuk teknis penerimaan uang negara dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Dalam Perdirjen ini, Kemenkeu menunjuk empat bank pelat merah sebagai bank yang menyimpan uang negara sebesar Rp30 triliun. Dalam penempatan dana negara itu, diputuskan adanya tenor tiga bulan dan bunga 3,42 persen.

Ketiga, Penandatangan Perjanjian Kerja Sama. Pada 25 Juni 2020, Kemenkeu yang diwakili oleh Direktur Jenderal Perbendaharaan melakukan penandatanganan kerja sama kemitraan dengan Direktur Utama BRI, BNI, Mandiri, dan BTN terkait syarat dan penempatan uang negara.

Keempat, Pelaksanaan Transaksi. Pada 25 Juni 2020 tepatnya pukul 09.00 WIB, Direktur Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Pengelolaan Kas Negara melakukan transaksi penempatan uang negara kepada empat bank BUMN sebesar Rp30 triliun.

Kelima, Penggunaan Dana Negara. Keempat bank BUMN telah mengonfirmasi rencana penggunaan uang negara untuk mendukung kegiatan bisnis bank umum yang terkait dengan ekspansi kredit untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Bank Mandiri akan melakukan penyaluran kredit produktif, padat karya, ketahanan pangan, dan mendukung sistem logistik nasional dengan target Rp21 triliun. Bank BRI akan melakukan ekspansi kredit UMKM 6 bulan ke depan Rp122,50 triliun dengan komposisi segmen mikro sebesar Rp88,87 triliun

Sedangkan bank BNI akan melaksanakan ekspansi kredit pada sektor riil untuk korporasi, usaha menengah dan kecil serta consumer loan dalam tiga bulan kedepan senilai Rp12,10 triliun. Bank BTN akan menyalurkan kredit Rp15,5 triliun yang didominasi oleh penyaluran KPR dan lainnya di sektor perumahan.

"Hingga tahap ini semuanya sudah selesai," kata Yustinus.

Dengan begitu, penempatan dana tersebut tinggal menanti eksekusi dari bank-bank itu.

Editor : Rahmat Fiansyah