Transaksi Uang Elektronik dan Digital Banking Naik Tajam selama PSBB

Aditya Pratama ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 19:53 WIB
Transaksi Uang Elektronik dan Digital Banking Naik Tajam selama PSBB

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi uang elektronik dan digital banking tumbuh signifikan selama pandemi Covid-19. Sepanjang April 2020, transaksi uang elektronik dan digital banking naik dua digit dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

"Transaksi uang elektronik pada April 2020 tetap tumbuh tinggi mencapai 64,48 persen yoy dan volume transaksi digital banking pada April 2020 tumbuh 37,35 persen," ujar Gubernur BI, Perry Warjiyo, Kamis (18/6/2020).

Dia menambahkan, kondisi ini mengindikasikan menguatnya kebutuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital, termasuk meningkatnya penerimaan masyarakat terhadap digital payment di tengah penurunan aktivitas ekonomi selama masa PSBB.

"Ke depan, Bank Indonesia akan terus meningkatkan efektivitas kebijakan Sistem Pembayaran di era kenormalan baru khususnya untuk mendorong aktivitas ekonomi digital melalui perluasan implementasi QRIS di berbagai sektor," kata dia.

Kondisi berbeda terjadi pada uang kartal. Berdasarkan data BI, posisi Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Mei 2020 mencapai Rp798,6 trilun, turun 6,06 persen.

"Sejalan dengan dampak menurunnya permintaan uang baik akibat kegiatan ekonomi pada masa pandemi Covid-19 yang melemah maupun dampak penundaan cuti bersama Idul Fitri," ucap Perry.

Sejalan dengan itu, transaksi nontunai menggunakan ATM, Kartu Debit, Kartu Kredit, dan Uang Elektronik juga turun dari minus 4,72 persen pada Maret 2020 menjadi minus 18,96 persen pada April 2020.

Editor : Rahmat Fiansyah