68 Kementerian dan Lembaga Ditargetkan Masuk Asuransi Barang Milik Negara 

Rina Anggraeni · Jumat, 22 Januari 2021 - 23:45:00 WIB
68 Kementerian dan Lembaga Ditargetkan Masuk Asuransi Barang Milik Negara 
Direktor Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu menyatakan ada 68 kementerian dan lembaga ditargetkan mendaftar asuransi. (Foto: Economic Times)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan pengasuransian barang milik negara (BMN) pada 2021 bertambah. Direktur Barang Milik Negara Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kemenkeu Encep Sudarwan mengatakan ada 68 kementerian dan lembaga ditargetkan mendaftar asuransi

DJKN juga mengkaji perluasan objek asuransi. Nanti, tidak akan hanya gedung dan bangunan, tapi juga BMN lain, seperti infrastruktur, peralatan, dan mesin. 

"Implementasi pooling fund. Implementasi ini mendukung program pengasuransian BMN pada seluruh kementerian dan lembaga,” ujar Encep dalam video virtual, Jumat (22/1/2021). 

Dia mengatakan total aset barang milik negara (BMN) pada 2019 mencapai Rp10.467 triliun. Total tersebut, sudah ada 13 kementerian dan lembaga (K/L) yang mengasuransikan asetnya hingga 2020. 

Rinciannya, dari 13 K/L, sebanyak 2.112 objek yang diasuransikan dengan nilai aset Rp17,05 miliar. 

“Realisasi klaim sebanyak 18 objek dengan nilai Rp1,14 miliar. Klaim paling banyak saat bencana banjir pada awal tahun lalu,” katanya.

Editor : Dani M Dahwilani

Halaman : 1 2