9 Proyek Onstream di Semester II, SKK Migas Optimistis Target Lifting Tercapai

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Minggu, 18 Agustus 2019 - 11:21 WIB
9 Proyek Onstream di Semester II, SKK Migas Optimistis Target Lifting Tercapai

SKK Migas memastikan target lifting minyak dan gas bumi (migas) sebesar 2 juta barel setara minyak per hari (boepd) akan tercapai. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan target lifting minyak dan gas bumi (migas) sebesar 2 juta barel setara minyak per hari (boepd) akan tercapai. Pasalnya, sembilan dari 11 proyek akan onstream pada semester II tahun 2019. 

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Wisnu Prabawa Taher mengatakan, dua proyek yang telah mulai berproduksi (onstream) pada semester satu tahun 2019 yaitu Terang Sirasun Batur Fase-2 dan Lapangan Seng. Dengan kondisi itu, pada semester I tahun 2019, realisasi lifting migas mencapai 1,808 juta boepd atau 89 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Dengan rincian lifting minyak 752.000 barel per hari (bopd) dan lifting gas 1,06 juta boepd. Target APBN sebesar 2 juta boepd diproyeksikan dapat tercapai di akhir tahun mengingat 9 dari 11 proyek akan onstream di semester 2 tahun 2019,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (18/8/2019). 

Walau angka lifting migas belum mencapai target APBN, namun pemanfaatan migas untuk kebutuhan dalam negeri terus meningkat. Hingga semester pertama tahun 2019, hampir 90 persen lifting minyak bumi disalurkan ke kilang-kilang dalam negeri. Sedangkan lifting gas bumi telah disalurkan lebih dari 64 persen untuk kebutuhan domestik. 

Selain angka lifting, hal penting dalam kegiatan operasional hulu migas adalah ditandai dengan rendahnya angka kecelakaan kerja, melalui nilai Incident Rate (IR). Pencapaian incident rate sektor hulu migas pada tahun 2018 adalah sebesar 0,67 atau mengalami perbaikan dari tahun sebelumnya sebesar 0,71 dari target yang dicanangkan SKK Migas sebesar 1. 

Sebanyak 13 rencana pengembangan lapangan (POD) disetujui pada semester I 2019 dan memberikan potensi tambahan cadangan migas sebesar 132 juta setara barel minyak (MMboe). Jumlah tersebut secara akumulasi menghasilkan rasio penggantian cadangan (RRR) sebesar 23,85 persen dari target APBN 2019 sebesar 100 persen. “Namun pada akhir tahun, RRR diperkirakan dapat mencapai lebih dari 39 persen, karena telah ditandatanganinya revisi PoD Lapangan Abadi Masela pada Juli 2019,” ujarnya.


Editor : Ranto Rajagukguk