Awal Pekan, Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Rp14.124 per Dolar AS

Antara, Isna Rifka Sri Rahayu ยท Senin, 14 Januari 2019 - 18:08 WIB
Awal Pekan, Kurs Rupiah Ditutup Melemah ke Rp14.124 per Dolar AS

ilustrasi. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah di pasar spot. Pada penutupan perdagangan Kamis (14/1/2019) sore, rupiah turun setengah persen.

Data Bloomberg menunjukkan, rupiah ditutup di level Rp14.124 per dolar AS, melemah 77 poin atau 0,55 persen dibanding posisi penutupan akhir pekan lalu di Rp14.047 per dolar AS.

Rupiah langsung dibuka melemah di Rp14.052 meski dan terus tertekan hingga akhir sesi. Meskipun begitu, rupiah masih terapresiasi 1,85 persen terhadap greenback sejak awal 2019.

Data Reuters menunjukkan, rupiah justru melemah ke Rp14.120 per dolar AS. Mata uang Garuda bergerak dalam rentang Rp14.040-14.144 per dolar AS sepanjang sesi perdagangan.

Berdasarkan kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Senin 14 Januari 2019, rupiah menguat 24 poin menjadi Rp14.052 per dolar AS dari posisi akhir pekan lalu di Rp14.076 per dolar AS.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan sentimen data perdagangan China yang melambat mempengaruhi pergerakan mata uang Asia, termasuk rupiah. Sepanjang tahun lalu, ekspor China melambat 4,4 persen, sedangkan impor juga ikut melambat 7,6 persen.

"Ekspor-impor China melambat pada 2018, memberikan kekhawatiran perlambatan aktivitas ekonomi di negara sekitar sehingga direspon negatif pelaku pasar," katanya.

Kendati demikian, menurut Aris, prospek mata uang dolar AS masih cenderung negatif setelah the Fed memberi sinyal akan berhati-hati dalam menaikan suku bunga acuan pada 2019.

Selain itu, lanjut dia, optimisme pasar pada perundingan perdagangan dagang AS-China juga masih akan menjadi penopang mata uang negara berkembang.

"Dolar AS masih dibayangi tekanan seiring sinyal dovish dari the Fed dan penutupan pemerintah AS," katanya.


Editor : Rahmat Fiansyah

TAG : rupiah