Awasi Pembersihan Tumpahan Minyak Pertamina, Kapal Patroli Alugara Diturunkan

Antara ยท Minggu, 11 Agustus 2019 - 20:02 WIB
Awasi  Pembersihan Tumpahan Minyak Pertamina, Kapal Patroli Alugara Diturunkan

Kapal KN Alugara yang diturunkan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurunkan kapal KN Alugara untuk pengamanan dan pengawasan tumpahan minyak PT Pertamina (Persero) di Tanjung Karawang. Kapal ini dilepas langsung dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok.

Direktur Kesatuan PLP Kemenhub, Ahmad mengatakan, kapal KN Alugara merupakan salah satu kapal kelas satu dalam jajaran kapal patroli Indonesian Sea and Coast Guard. Kehadiran kapal itu sebagai antisipasi jika ada pihak-pihak luar yang dapat mengganggu kapal yang tengah menggelar oil boom di lokasi tumpahan minyak.

"Secara bergantian, kapal-kapal patroil Sea and Coast Guard dari pangkalan PLP Priok dan KSOP Kepulauan Seribu melaksanakan pengawasan dan pengamanan di wilayah tumpahan minyak tersebut," kata Ahmad, dikutip Minggu (11/8/2019).

Pangkalan PLP Tanjung Priok menyiapkan dua unit armada kapal kelas 1 dan kelas 2 yaitu KN Alugara dan KN Jembio untuk bergantian melaksanakan tugas tersebut. Selain itu, kapal-kapal kelas III KSOP Kepulauan Seribu juga ikut mendampingi.

"Untuk cadangan, Pangkalan PLP Tanjung Priok juga menyiapkan satu kapal kelas II yaitu KN Kujang yang saat ini berada di Perairan Cirebon untuk setiap saat digerakkan ke lokasi tumpahan minyak," ujar Ahmad.

Sejauh ini, kata dia, 46 kapal dan 937 personel telah dikerahkan untuk mengatasi tumpahan minyak dan oil boom sepanjang 5.700 meter offshore. Hingga 9 Agustus 2019, total tumpahan minyak yang telah dikumpulkan mencapai 4.803,42 barel.

Editor : Rahmat Fiansyah