Bantah Kas Negara Kosong, Menkeu: Masih di Atas Rp90-100 Triliun

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Jumat, 21 Juni 2019 - 20:02 WIB
Bantah Kas Negara Kosong, Menkeu: Masih di Atas Rp90-100 Triliun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto:

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membantah isu kas keuangan negara saat ini kosong. Pasalnya, selama 2019 ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus mengalami defisit tiap bulannya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, APBN hanya instrumen untuk mengelola ekonomi Indonesia bukan kas keuangan negara yang riil. Oleh karenanya, defisit yang kerap kali terjadi ini bukan karena kas negara kosong.

"Itu yang dinamakan fungsi APBN sebagai counter cyclical. Jadi ini bukan kita kelola buku yang sudah fix, tapi kita kelola dinamikanya dalam lingkungan yang berubah-ubah," ujarnya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Dia meyakinkan, jumlah kas negara saat ini sekitar Rp90-100 triliun. Bahkan jumlah ini cukup untuk menggaji seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia selama tiga bulan ke depan.

"Tidak kosong, masih di atas Rp90 triliun, Rp100 triliun deh. Itu (kas negara kosong) pernyataan yang sensitif dan provokatif , itu cukup bayar tiga bulan gaji," kata dia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini sebelumnya pernah menyatakan APBN 2019 akan mengalami defisit. Pasalnya, target belanja negara dipatok Rp2.461 triliun lebih tinggi dibanding pendapatan negara yang hanya ditargetkan Rp2.165 triliun.

Hingga akhir Mei 2019, defisit APBN mencapai Rp127,45 triliun. Realisasi ini setara 0,79 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Defisit APBN tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Saat itu, realisasi APBN sampai dengan Mei 2018 mencatatkan defisit Rp94,4 triliun atau setara 0,64 persen terhadap PDB.

"Dibandingkan Mei tahun lalu memang defisit meningkat. Namun secara persentase lebih rendah dari target APBN 2019 yang sebesar 1,84 persen dari PDB," tutur dia.


Editor : Ranto Rajagukguk