Bantu Korban Bencana Alam, Bulog Gelontorkan 120 Ton Cadangan Beras Pemerintah

Diaz Abraham ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 13:29 WIB
Bantu Korban Bencana Alam, Bulog Gelontorkan 120 Ton Cadangan Beras Pemerintah

Perum Bulog telah menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 120 ton hingga minggu kedua bulan Januari 2020. (Foto: iNews.id/Diaz Abraham)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) telah menggelontorkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 120 ton hingga minggu kedua bulan Januari tahun 2020. Beras CBP ini disalurkan untuk beberapa daerah yang mengalami bencana alam seperti DKI Jakarta, Banten, Sulawesi Utara, Aceh, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, sepanjang bulan Januari 2020 cukup banyak bencana alam yang terjadi di Tanah Air. Melihat kondisi tersebut, stok beras CBP yang dikelola oleh Bulog digelontorkan demi membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana. 

"Guna menjalankan penugasan pengelolaan beras CBP, sepanjang tahun 2019 Perum Bulog berhasil mengelola stok CBP hingga 2 juta ton lebih. Selain untuk penyaluran bencana alam, beras CBP ini juga digunakan untuk kegiatan Operasi Pasar yang sekarang bernama Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH) untuk menstabilkan harga," ujar Iqbal.

Tak hanya berdampak pada kehidupan sosial masyarakat, bencana banjir ini turut memengaruhi harga pangan pokok khususnya beras. Melalui pemantauan harga di lapangan, harga beras mengalami kenaikan akibat dari banjir yang melanda di wilayah Jabodetabek hingga Banten.

Adapun hasil survei pemantauan harga beras yang dilakukan oleh Perum Bulog di wilayah DKI Jakarta hingga minggu kedua bulan Januari 2020, harga beras tertinggi mencapai Rp15.000 per kilogram (kg), dan beras standar medium berkisar Rp10.935 per kg.

"Kami siap untuk menjalankan tugas untuk menstabilkan harga bahan pangan pokok pasca bencana yang melanda sejumlah daerah di Indonesia," ujarnya.

Perum Bulog selalu siap untuk mengamankan harga pangan pokok di pasar dengan stok yang dimiliki antara lain beras sebesar 1,9 juta ton, gula pasir 1.500 ton, daging sapi dan kerbau 1.000 ton, serta minyak goreng 1.000 kilo liter. Dengan stok pangan pokok yang dikuasai tersebut, Perum Bulog sangat yakin bisa menjaga kestabilan harga pangan pokok di seluruh Indonesia. (adv)


Editor : Ranto Rajagukguk