Banyak Peserta Gagal, Passing Grade CPNS 2018 Dinilai Terlalu Tinggi

Antara ยท Kamis, 08 November 2018 - 22:17 WIB
Banyak Peserta Gagal, Passing Grade CPNS 2018 Dinilai Terlalu Tinggi

ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

MATARAM/BATAM/SERANG, iNews.id - Pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 diwarnai banyaknya peserta yang gagal. Tingginya ambang batas minimal alias passing grade dituding menjadi penyebabnya.

Wali Kota Mataram Ahyar Abduh mengatakan, passing grade dalam tes seleksi kompetensi dasar (SKD) yang mencapai 298 untuk peserta umum terlalu tinggi. Passing grade tersebut dengan rincian 143 poin untuk tes karakteristik pribadi (TKP), 80 poin untuk tes intelegensi umum (TIU), dan 75 poin untuk tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Kita semua tentu berharap semua formasi yang diberikan kepada Kota Mataram sebanyak 262 bisa terisi," ujarnya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/11/2018).

BACA JUGA:

Pemda Protes Banyak Peserta Gagal Lolos Tes SKD CPNS 2018

Terkendala TKP, Angka Kelulusan CPNS 2018 Hanya 9 Persen

Ahyar menambahkan, pemkot akan terus memantau perkembangan pelaksanaan seleksi CPNS 2018. Jika banyak yang gagal, dia mengaku segera melapor ke Jakarta.

"Jika hasilnya terlalu jauh untuk memenuhi formasi, kita akan bersurat kepada pemerintah pusat agar bisa passing grade diturunkan, meskipun kebijakan sepenuhnya ada di pemerintah tapi kita akan usahakan itu," katanya.

Di sejumlah daerah, pelaksanaan CPNS 2018 kembali belum sesuai harapan. Di Kota Batam, jumlah peserta yang lolos tes SKD hanya sedikit. Dari total 3.100 orang yang mengikuti tes, hanya 114 peserta yang lolos. Padahal kebutuhan mencapai 363 formasi.

"Kalau lihat realisasi per hari ini mungkin tidak tercapai kuota. Maka kami minta ada kebijakan. Apakah itu nanti di-ranking atau bagaimana, tergantung kebijakan panselnas," kata Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefriden.

Di Serang, kondisinya setali tiga uang. Hanya 9 persen peserta yang lolos seleksi CPNS di lingkungan Pemprov Banten. Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Banten, Ganis Diponegoro akan melaporkan ke pimpinan terkait kondisi tersebut.

Dari seleksi yang menggunakan komputer itu, hanya 149 orang yang memenuhi passing grade dari total 5.216 peserta yang ada. Padahal, Pemprov Banten membuka 294 formasi.


Editor : Rahmat Fiansyah