Bappenas Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2017 Hanya 5,1%

Ade Miranti Karunia Sari ยท Rabu, 08 November 2017 - 14:14:00 WIB
Bappenas Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2017 Hanya 5,1%
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang PS Brodjonegoro mengunjungi stan pameran Indonesia Infrastructure Week 2017, di JCC Senayan (Foto: iNews.id/Ade)

JAKARTA, iNews.id – Optimisme pemerintah terhadap target pertumbuhan ekonomi 2017 di angka 5,2% tampaknya mulai pudar. Diperkirakan pertumbuhan ekonomi hanya bergerak ke 5,1% sampai akhir tahun nanti.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro memaparkan, meski target tersebut terkoreksi, namun pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap menjadi salah satu yang terbaik. Dia juga menambahkan, setidaknya ada dua indikator yang menjadi kontributor utama pendorong pertumbuhan.

"Ada dua hal sebenarnya cukup melegakan di dalam struktur pertumbuhan, yaitu investasi tumbuh 7%, demikian juga ekspor tumbuh tinggi. Kedua sektor ini kita harapkan bisa membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia," katanya usai membuka kegiatan Indonesia Infrastructure Week 2017, di JCC Senayan Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Guna meningkatkan kinerja pertumbuhan ekonomi di tahun berikutnya, Bambang mengakui ada pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan. Saat ini, perhatian perlu difokuskan pada daya beli atau konsumsi masyarakat.

Di tengah catatan inflasi yang terbilang baik, stimulus untuk mendorong daya beli wajib disiapkan sehingga capaian pertumbuhan ekonomi pun makin menanjak. "Kita juga harus memerhatikan daya beli, karena inflasi sudah rendah berarti perlu ada transmisi yang bisa mendorong konsumsi. Berasal dari kegiatan ekonomi khususnya investasi dan ekspor tadi," ujarnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor konstruksi di kuartal III 2017 tumbuh sebesar 7%. Sementara, sektor manufaktur pada kuartal yang sama naik menjadi 5,51%.

"Denyut infrastruktur tidak hanya BUMN, tetapi juga swasta. Dan sekarang investasi mulai banyak beralih ke konstruksi, yakni infrastruktur dan properti," ucapnya.

Sebagai informasi sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2017, pemerintah mematok pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2%. Bahkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian optimistis angka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,4%.

Editor : Ranto Rajagukguk