Basuki Ingatkan Pembangunan Ibu Kota Baru Tidak Rusak Habitat Satwa Kalimantan

Aditya Pratama ยท Senin, 23 Desember 2019 - 14:05 WIB
Basuki Ingatkan Pembangunan Ibu Kota Baru Tidak Rusak Habitat Satwa Kalimantan

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. (Foto: Humas PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta agar pembangunan ibu kota baru memperhatikan habitat satwa endemik Kalimantan. Hal ini sejalan dengan salah satu konsep ibu kota baru yaitu ramah lingkungan.

Dia menyebut, pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan akan dimulai pada 2020. Untuk itu, aspek lingkungan selama pembangunan harus betul-betul diperhatikan.

"Termasuk jalan harus dilihat hati-hati sebagai desainer, terutama Bekantan yang merupakan habitat di ibu kota baru, itu harus tetap kita lindungi, kita harus bisa bikin akses jalan tanpa merusak habitat di sana," ujarnya di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Basuki menambahkan, berbagai infrastruktur dasar seperti jalan, drainase, listrik, bendungan, dan lain-lain akan dikebut agar selesai dalam 3-4 tahun. Setelah itu, prioritas kedua membangun kantor-kantor pemerintahan.

"Saya ingin membuat detail desain khusus di inti pemerintahan, detail desain itu akan dikerjakan di tahun pertama setelah undang-undang pemindahan ibu kota ada," kata dia.


Editor : Rahmat Fiansyah