Batal Ditutup, Taman Nasional Pulau Komodo Batasi Jumlah Pengunjung

Rahmat Fiansyah ยท Selasa, 01 Oktober 2019 - 10:02 WIB
 Batal Ditutup, Taman Nasional Pulau Komodo Batasi Jumlah Pengunjung

Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan. (Foto: iNews.id/Rully Ramli)

JAKARTA, iNews.id - Taman Nasional Pulau Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) batal ditutup meskipun tengah direnovasi. Namun, jumlah pengunjung akan dibatasi.

"Akan dibuat aturan adanya pembatasan jumlah wisatawan ke Pulau Komodo dengan tiket kapasitas kunjungan atau wisatawan," kata Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Pandjaitan melalui keterangan resmi, Selasa (1/10/2019).

Keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi dengan Menteri Pariwisata, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Gubernur NTT di Kantor Maritim, Senin (30/9/2019).

Menko Luhut mengatakan, sistem kunjungan ke Pulau Komodo nantinya bersifat keanggotaan (membership) tahunan dengan jenis premium dan nonpremium. Keanggotaan premium akan diarahkan ke Pulau Komodo langsung yang ada komodo besar-besar.

"Nanti mereka (nonpremium) akan diarahkan ke komodo yang kecil seperti di Pulau Rinca. Jadi mereka hanya bisa ke sana, tidak bisa kemana-mana lagi," tuturnya.

Soal renovasi Pulau Komodo, Deputi bidang Infrastruktur Ridwan Djamaluddin menyebut nantinya akan dibangun Pusat Riset Komodo di kawasan tersebut. Selain itu, penataan kapal pesiar yang ke Pulau Komodo dan Labuan Bajo juga akan dilakukan mengenai rute, logistik, dan penanganan sampah.

“Kita juga harus membangun sarana dan prasarana wisata alam berstandar internasional dan membangun sarana prasarana pendukung yang memadai di luar kawasan Pulau Komodo ini,” ujar Ridwan.


Editor : Rahmat Fiansyah