Bernilai Tambah, Limbah Batu Bara Punya Nilai Ekonomi hingga Rp4,1 Triliun

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 14 April 2021 - 23:12:00 WIB
Bernilai Tambah, Limbah Batu Bara Punya Nilai Ekonomi hingga Rp4,1 Triliun
Ilustrasi batu bara. (Foto: SINDO)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) Surya Darma mendukung pemanfaatan abu pembakaran batu bara atau Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) menjadi komoditas lain yang bernilai ekonomi tinggi. Karena itu, industri termasuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) diharapkan mulai beralih menggunakan teknologi ramah lingkungan hingga beralih ke energi baru terbarukan (EBT).

"Pembakaran batu bara di Indonesia baik di PLTU atau sektor industri yang lain selain menghasilkan abu atau FABA, juga meninggalkan emisi gas buang atau karbon yang mencemari udara. Dampak negatif ini yang perlu terus dimininalisir di Indonesia," kata Surya di Jakarta, Rabu (14/4/2021).

METI tidak menampik nilai tambah yang besar yang bisa dihasilkan dari pengolahan FABA. Selain menyerap tenaga kerja baru, FABA juga berpotensi menciptakan nilai tambah besar, yakni mencapai sampai Rp4,1 triliun per tahun. 

"Tapi, ingat dampak negatif dari emisi gas buang juga sangat negatif," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk

Halaman : 1 2