BI Siap Lindungi Rupiah agar Tak Tembus Level Rp17.000 per Dolar AS

Aditya Pratama, Djairan ยท Rabu, 01 April 2020 - 11:08 WIB
BI Siap Lindungi Rupiah agar Tak Tembus Level Rp17.000 per Dolar AS

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto: Humas BI)

JAKARTA, iNews.id - Asumsi makro APBN 2020 diperkirakan jauh meleset dari target akibat virus corona. Salah satunya kurs rupiah terhadap dolar AS yang beberapa minggu terakhir tertekan.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kurs rupiah yang saat ini berada di level Rp16.000 per dolar AS sudah memadai. Bank sentral siap melindungi mata uang Garuda dari serangan corona.

"Kurs Rp17.500 atau Rp20.000 per dolar AS itu kita antisipasi supaya tidak terjadi. Saya sebagai Gubernur BI menyatakan bahwa tingkat rupiah ini sudah memadai," kata Perry melalui video conference, Selasa (1/4/2020).

Soal skenario rupiah, kata Perry, merupakan forward looking sehingga dicegah agar tak terjadi. "BI akan terus berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," ucapnya.

Dia mengatakan, BI akan selalu berada di pasar menstabilkan kurs rupiah lewat skema triple intervention. Intervensi akan terus diperkuat di pasar spot, pasar DNDF, dan pasar SBN. "SBN kita sudah beli sampai Rp160 triliun," ucapnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kurs rupiah akan jauh di atas target APBN 2020 sebesar Rp14.300 per dolar AS.

"Rupiah akan mengalami tertekan dan skenario terburuk bisa di kisaran Rp20.000 sedangkan kita proyeksinya di kisaran Rp17.500," ujar Sri Mulyani.

Editor : Rahmat Fiansyah