BPS: Upah Buruh Tani Periode Maret Naik 0,17 Persen

Rully Ramli ยท Senin, 15 April 2019 - 16:13 WIB
BPS: Upah Buruh Tani Periode Maret Naik 0,17 Persen

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya kenaikan upah nominal harian buruh tani dan bangunan pada Maret 2019 di banding bulan sebelumnya. Namun untuk, upah riil tercatat mengalami penurunan.

Upah nominal buruh atau pekerja itu sendiri adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan. Sedangkan upah riil buruh atau pekerja menggambarkan daya beli dari pendapatan atau upah yang diterima buruh atau pekerja.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, upah nominal harian buruh tani nasional pada Maret 2019 naik sebesar 0,17 persen dibanding upah buruh tani Februari 2019, dari Rp53.781 menjadi Rp53.873 per hari. Sedangkan, upah riil mengalami penurunan sebesar 0,16 persen.

Sementara itu, upah nominal harian buruh bangunan tukang bukan mandor pada Maret 2019 naik 0,01 persen dibanding upah Februari 2019, yaitu dari Rp88.628 menjadi Rp88.637 per hari. Sementara itu, upah riil mengalami penurunan sebesar 0,10 persen.

Menurut dia, penurunan upah riil yang terjadi untuk buruh bangunan dan petani tersebut tercipta akibat inflasi pada Maret 2019 yang meski terkendali di posisi 0,19 persen, namun masih lebih tinggi dari kenaikan upah nominal mereka. Begitu juga dengan inflasi pedesaan yang mencapai 0,33 persen.

"Tentunya ini perlu menjadi perhatian karena kan akan berpengaruh ke daya beli," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Senin, (15/4/2019).

Akan tetapi, penurunan tidak terjadi untuk upah buruh informal lainnya, seperti upah buruh potong rambut wanita maupun pembantu rumah tangga. Kedua sektor buruh tersebut mengalami kenaikan baik untuk upah nominal maupun upah rill.

Rata-rata upah nominal buruh potong rambut wanita per kepala pada Maret 2019 dibanding Februari 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,24 persen, yaitu dari Rp27.511 menjadi Rp27.577. Sedangkan upah riil mereka pada Maret 2019 dibanding Februari 2019 naik sebesar 0,13 persen, yaitu dari Rp20.270 menjadi Rp20.296.

Adapun rata-rata upah nominal pembantu rumah tangga per bulan pada Maret 2019 dibanding Februari 2019 mengalami kenaikan sebesar 0,40 persen, yaitu dari Rp406.366 menjadi Rp407.992. Upah riil mereka pada Maret 2019 dibanding Februari 2019 naik sebesar 0,29 persen, yaitu dari Rp299.415 menjadi Rp300.281.


Editor : Ranto Rajagukguk