Buka Cabang di London, Bank Ini Hanya Layani Nasabah Miliarder

Rahmat Fiansyah ยท Senin, 02 Desember 2019 - 22:02 WIB
Buka Cabang di London, Bank Ini Hanya Layani Nasabah Miliarder

Fasilitas safety deposit box IBV di London. (Foto: The Guardian)

LONDON, iNews.id - International Bank Vaults (IBV) memantapkan diri sebagai bank untuk orang-orang tajir. Bank ini akan membuka cabang baru di Inggris yang khusus melayani nasabah miliarder.

Fasilitas baru IBV ini berlokasi di gedung bekas mansion bersejarah sebelah Hotel Dorchester, London. Cabang ini akan buka pada pekan depan.

"Kami tidak akan melayani jutawan. Kami hanya akan melayani miliarder," kata Sean Hoy, penanggung jawab fasilitas itu dikutip dari The Guardian, Senin (2/12/2019).

Hoy direkrut oleh IBV untuk mengelola cabang baru itu. Dia sebelumnya bekerja di Harrods, pesaing IBV yang mengawasi bagian safety deposit box Knightsbridge. "Ini lebih eksklusif daripada Harrods," ucapnya.

Ekslusivitas, kata Hoy, akan menjadi daya tarik utama fasilitas baru IBV ini. Dengan demikian, biaya penyimpanan bakal lebih mahal.

"Kami memiliki safety deposit box termahal di London, bahkan dunia. Tapi seperti orang-orang bilang, 'Apa yang Anda dapat sesuai dengan berapa yang Anda bayar' dan nasabah di sini tentu saja akan menjadi raja," tuturnya.

Fasilitas penyimpanan safety deposit box termurah memiliki panjang 5 cm, lebar 16 cm, dan tinggi 49 cm. Biayanya 600 pounds (Rp11 juta) per tahun.

Di Harrods, deposit box dengan ukuran dua kali lipat biayanya 465 pounds (Rp8,4 juta). Di Metro Bank bahkan lebih murah lagi yaitu sekitar 240 pounds (Rp4,3 juta).

Menurut Hoy, deposit box termurah cukup bagi miliarder untuk menaruh perhiasan atau beberapa emas batangan. Jika mereka butuh box sebesar lemari, mereka memilikinya. Bahkan, nasabah yang butuh satu ruangan bisa menyewa dengan biaya 2,5 juta pounds atau setara Rp45 miliar per tahun.

IBV yang dimiliki multijutawan asal Afrika Selatan Ashok Sewnarain membuka cabang di London untuk memenuhi permintaan orang-orang terkaya di kota tersebut. Hoey mengungkapkan, mereka khawatir dengan meningkatnya risiko atas tingginya kesenjangan di Inggris. Selain itu, orang-orang kaya ini juga takut dengan ancaman perubahan iklim.

Dia memastikan fasilitas baru yang bertempat di bekas mansion bernuansa gothic yang dibangun 1899 ini super aman. Dibangun pengusaha sabun Robert William Hudson, kata Hoey, fasilitas lebih seperti perkumpulan anggota yang ekslusif ketimbang bank.

Tempat penyimpanan tersebut dilindungi oleh tembok, lantai, dan plafon dari baja. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan aksi pencurian dengan cara menjebol dari bawah tanah. Selain di London, IBV juga memiliki fasilitas serupa di Zurich dan Dubai.

Editor : Rahmat Fiansyah