CPNS Juga Berhak Atas Cuti Melahirkan Selama 3 Bulan, Ini Syaratnya

Rahmat Fiansyah ยท Rabu, 18 September 2019 - 10:25 WIB
CPNS Juga Berhak Atas Cuti Melahirkan Selama 3 Bulan, Ini Syaratnya

CPNS. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan, calon pegawai negeri sipil (CPNS) juga berhak atas cuti melahirkan layaknya PNS. Namun, CPNS tersebut harus sudah melewati masa percobaan selama satu tahun.

Kepala Seksi Penyusunan Perancangan Peraturan Perundang-undangan bidang Hak Pegawai ASN BKN Imma Gayatri Retnaningrum mengatakan, cuti melahirkan untuk CPNS diberikan oleh pejabat pembina kepegawaian (PPK) dengan memperhatikan kewajiban CPNS. 

"Agar CPNS mendapatkan haknya atas cuti melahirkan namun tetap dapat memenuhi persyaratan wajib menjalani masa percobaan selama 1 (satu) tahun," kata Imma melalui keterangan resmi, Rabu (18/9/2019).

BACA JUGA:

Buka 200.000 Formasi CPNS dan PPPK, BKN Akui Jadwal Seleksi Bisa Molor

JK: PNS Muda Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja

Hak itu, kata dia, diatur dalam pasal 340 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Dalam pasal itu disebutkan bahwa cuti sakit, cuti melahirkan, dan cuti karena alasan penting berlaku secara mutatis mutandis terhadap CPNS.

Namun, hak tersebut harus dipenuhi dengan sejumlah syarat yang diatur dalam Pasal 34 PP 11/2017 terkait masa percobaan. CPNS wajib menjalani masa percobaan yang merupakan masa prajabatan lewat proses diklat (pendidikan dan pelatihan).

Sesuai PP tersebut, Imma menyebut lamanya cuti melahirkan yang diberikan mencapai tiga bulan. CPNS bisa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang berwenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan. CPNS wajib melampirkan surat keterangan dari dokter atau rumah sakit.


Editor : Rahmat Fiansyah