Demi Efisiensi, Pertamina Akan Impor LPG Langsung dari Adnoc

Muhammad Aulia ยท Selasa, 07 Januari 2020 - 22:01 WIB
Demi Efisiensi, Pertamina Akan Impor LPG Langsung dari Adnoc

Pertamina akan mengimpor LPG langsung dari Adnoc. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan adanya rencana mengimpor Liqufied Petroleum Gas (LPG) langsung dari Abu Dhabi National Oil Company (Adnoc). Hal ini akan menjadi salah satu poin yang dalam kesepakatan investasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dengan Indonesia yang rencananya akan disetujui pada Sabtu (11/1/2020).

"Ya jadi langsung dari Adnoc, tidak melalui perantara," ucap Budi di Gedung Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Selasa (7/1/2020).

Menurut Budi, hal ini dapat menguntungkan PT Pertamina (Persero) karena lebih efisien dan tidak perlu lagi melakukan impor LPG melalui perantara. "(Keuntungannya) ini kan langsung, jadi lebih efisien buat Pertamina," ujar Budi.

Rencananya, kerja sama ini berlangsung dalam tempo waktu satu tahun. Selain itu, terkait berapa kebutuhan LPG yang diperlukan, hal ini disebutkan Budi tergantung dari kebutuhan Pertamina.

"Volumenya sekitar 170.000 sampai 520.000 mmscfd, tergantung kebutuhan Pertamina," ujar Budi.

Budi juga menambahkan, kesepakatan investasi dengan UEA juga akan mencakupi beberapa proyek energi lainnya. Proyek tersebut antara lain yakni Kilang Balikpapan, Kilang Balongan, upgrade Kilang Inalum, dan proyek PLTS Terapung Cirata.

"Jadi ada Mubadala investasi di Kilang Balikpapan, kemudian ADNOC yang mengkaji investasi di Kilang Balongan, dan ada kerjasama antara Inalum dengan Enterprise Global Alumunium (EGA) untuk upgrade Kilang Inalum," tutur Budi.


Editor : Ranto Rajagukguk